-->

Kronik Toggle

Terinspirasi Gus Dur, Iffa Dirikan Perpustakaan Keliling

Terinspirasi dengan kebiasaan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Iffa Suraiyah pegiat buku di Sidoarjo dirikan perpustakaan keliling Kamis (17/5/2012).

Perpustakaan itu menggunakan sarana lengkap, mulai dari mobil, becak, odong-odong, sepeda ranjang dan sarana lainnya yang biasanya lazim dipakai sarana bermain para balita dan anak-anak.

Iffa menjelaskan dirinya ingin mengenalkan anak-anak untuk giat membaca. Dirinya coba mengenalkan melalui sarana yang biasa akrap dengan anak-anak, seperti odong-odong ini. “Mereka kita carter untuk keliling ke tempat konsentrasi anak-anak usia dini di perkotaan dan perkampungan,” ucanya.

Menurutnya sangat perlu menanamkan jiwa gemar membaca pada anak usia dini ini. “Dari membaca dilanjutkan dialog, akan bisa membawa dampak manfaat bagi anak-anak,” terangnya.

Perpustakaan keliling dengan macam-macam armada juga dikenalkan secara lansung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi HA Muhaimin Iskandar dan Menteri Pengembangan Daerah Tertinggal HA Helmy Faishal,di Balai Desa Tebel Kecamatan Gedangan. “Dari kegemaran membaca, anak-anak akan bisa menata hidup dan menjalani pola hidup kedepannya dan mempunyai cita-cita.

Para pembaca bisa menerapkan hidup dari hasil membacanya, baik itu dari ilmu pengetahun yang dibaca maupun mencontoh tokoh yang pernah di bacanya. Gemar dan sadar akan arti membaca, pasti akan berdampak positif. “Coba tengok Gus Dur, dari kegigihannya gemar membaca, bisa menjadi presiden dan orang yang disegani didunia, ” tuturnya dengan menyebut dalam dirikan bait kata ini juga dibantu relawan mahasiswa dan lain sebagainya.[isa/ted]

*)Beritajatim, 17 Mei 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan