-->

Kronik Toggle

Pemkab Labuhan Batu laksanakan gemar membaca

Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, akan menggalakkan gerakan gemar membaca di kalangan pelajar dan masyarakat di wilayah itu.

“Gerakan gemar membaca merupakan bagian dari upaya mencerdaskan anak-anak Labuhan Batu,” kata Wakil Bupati Labuhan Batu Suhairi Pane di Rantau Prapat, Minggu.

Membaca merupakan unsur penting dalam pendidikan, baik pendidikan formal maupun non-formal, yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan melalui berbagai upaya pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca.

Karena itu, menurut dia, membaca perlu dibiasakan sejak dini dan dibudayakan, karena semakin banyak membaca akan semakin banyak pengetahuan dan informasi yang diperoleh.

Untuk meningkatkan budaya gemar membaca di kalangan pelajar, Pemkab Labuhan Batu akan terus berupaya menambah sarana dan fasilitas di perpustakan daerah dan sekolah.

Di Perpustakaan Daerah Labuhan Batu, misalnya, kini tersedia sejumlah buku dan mobil perpustakaan keliling yang dapat menjangkau seluruh kecamatan dan desa di kabupaten terrsebut.

“Pelayanan dengan perpustakaan keliling dimaksudkan untuk melayani daerah-daerah yang belum memiliki perpustakaan desa atau sekolah-sekolah pada saat jam istirahat,” tambahya.

Suhairi juga mendukung kegiatan yang berorientasi pada gerakan gemar membaca secara massal, sepeti `Gerakan Labuhan Batu Membaca` yang diresmikan di Rantau Prapat, Sabtu (12/5).

Gerakan gemar membaca juga dapat dilakukan melalui berbagai macam kegiatan, baik melalui lomba membaca dongeng atau lomba bercerita dongeng, maupun dalam bentuk sosialisasi lainnya.

Kegiatan tersebut adalah salah satu langkah kecil yang harus terus menerus dilakukan untuk menimbulkan gemar membaca dan cinta kepada buku di kalangan anak-anak.

“Dengan demikian upaya kita untuk mencerdaskan anak-anak Labuhan Batu akan mudah dicapai,” kata dia.

Sejalan dengan gerakan gemar membaca di Labuhan Batu, pihaknya minta kepada pimpinan seluruh sekolah di daerah itu agar mengaktifkan kembali perpustakaannya yang sudah lama vakum.

“Salah satu upaya mencerdaskan anak di sekolah adalah tersedianya perpustakaan di sekolah,” katanya.
(T.KR-JRD/S023)

*)13 mei 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan