-->

Kronik Toggle

LBH Pers Surabaya Luncurkan Buku Panduan Jurnalis

Surabaya – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Surabaya, Selasa 15 Mei 2012, meluncurkan buku saku Panduan Hukum bagi Jurnalis kepada para wartawan Surabaya. Acara yang berlangsung di rumah makan Taman Sari Surabaya itu diawali dengan diskusi serta bagi-bagi buku tersebut.

Direktur LBH Pers Surabaya, Athoillah, mengatakan di Asia ternyata hanya Indonesia yang telah memiliki undang-undang pers. “Bahkan hanya Indonesia yang banyak memiliki LBH Pers,” kata Athoillah.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Zaidun, secara khusus mencermati profesionalisme jurnalis. “Sampai saat ini apakah kerja jurnalistik itu profesi atau tidak, masih menjadi perdebatan,” ujar Zaidun.

Untuk menjadi profesi, setidaknya harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya harus memiliki profesi yang spesifik serta tergabung dalam organisasi profesi yang memiliki standar profesi yang jelas.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Achmad Munir, mengatakan untuk meningkatkan profesionalisme saat ini beberapa lembaga telah gencar melakukan sertifikasi bagi jurnalis.

Buku panduan tersebut berisi 72 halaman. Terbagi beberapa bab, di antaranya hukum pers, keterbukaan informasi publik, ketenagakerjaan, kode etik jurnalistik, serta pedoman dewan pers.

*) Tempo.co, 15 Mei 2012

1 Comment

agus hariyanto - 23. Mar, 2013 -

ingins selalu tau buku buku baru

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan