-->

Kronik Toggle

Pengelola Museum Minta Pengirim Paket Buka Identitas

Solo – Pengelola Museum Radya Pustaka Solo meminta kepada pengirim paket misterius untuk menunjukkan identitasnya. Maksudnya, agar kiriman 15 buku kuno yang dikirimkannya tersebut bisa dibuatkan Berita Acara Penerimaan (BAP) untuk memenuhi prosedur serah terima hibah di Radya Pustaka.

Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Sanjata menjelaskan, pembuatan BAP serah terima hibah merupakan salah satu syarat mutlak untuk inventarisasi barang museum. “Jadi biar semua koleksi museum menjadi jelas,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/2).

Selain untuk memperjelas proses inventarisasi, dengan mengetahui siapa pengirim paket buku kuno tersebut pihak museum juga ingin mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pengirim paket. Karena menurutnya, paket buku yang dikirimkan secara misterius tersebut berisi karya sastra yang sangat terkenal pada jamannya. Hingga saat ini, identitas pengirim buku tersebut masih misterius.

*) timlo.net, 14 Februari 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan