-->

Kronik Toggle

LIPI Dukung Perpustakaan Digital

JAKARTA— Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) mendukung pengembangan perpustakaan digital Indonesia. LIPI mengembangkan aplikasi berbasis open source untuk mendukung konten perpustakaan digital.

Kepala PDII LIPI Sri Hartinah mengemukakan, sejumlah aplikasi perangkat lunak dikembangkan PDII LIPI untuk mendukung konten perpustakaan digital. Aplikasi terbaru yang diperkenalkan adalah sistem buku tiga dimensi. Hal ini disampaikan dalam seminar pengembangan framework aplikasi sistem buku tiga dimensi untuk mendukung konten perpustakaan digital di Indonesia.

“Tujuannya untuk mengemas buku atau publikasi ilmiah yang lebih menarik sebagai konten perpustakaan digital,” kata Sri, Selasa (7/2/2012), di Jakarta.

Sri mengatakan, perpustakaan tidak bisa melepaskan diri dari perkembangan teknolgi informasi dan komunikasi (TIK). Justru arah perkembangan perpustakaan digital dengan memanfaatkan TIK memiliki keunggulan untuk mengatasi keterbatasan perpustakaan konvensional.

Aplikasi buku tiga dimensi ini antara lain diterapkan di perpustakaan Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Kota Pekalongan mendukung pemanfaatan TIK dalam bidang pemerintahan, pendidikan, bisnis, maupun masyarakat.

“Pengembangan telecenter sudah sampai di kelurahan. Tahun 2013 targetnya sampai ke tingkat RW. Pemanfaatan TIK di Kota Pekalongan terbukti meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Wali Kota Pekalongan Mohamad Basyir Ahmad.

Kota Pekalongan bersama PDII LIPI mengembangkan perpustakaan digital. Sudah sebanyak 35 buku yang hak ciptanya dimiliki pemerintah kota menerapkan aplikasi buku tiga dimensi atau semacam flipping book yang dilengkapi dengan pencarian indeks. Buku ini bisa diakses secara online oleh masyarakat umum.

*)Kompas.com 7 Februari 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan