-->

Kronik Toggle

Hari Valentine, Mahasiswa Madura Sumbang Buku

PAMEKASAN – Aktivis Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Universitas Madura (Unira), Pamekasan, Madura, Jawa Timur, merayakan Hari Kasih Sayang (Hari Valentine), Selasa (14/2/2012), dengan mengumpulkan buku bekas yang masih layak digunakan untuk dibagikan pada pihak-pihak yang membutuhkan.

Selama tiga hari para aktivis itu mengumpulkan berbagai jenis buku, dari buku pelajaran sekolah, buku bacaan umum, serta kamus di Monumen Arek Lancor Pamekasan. Mereka meminta kepada sejumlah masyarakat yang lewat, untuk berbagi kasih sayang dengan para anak didik yang tidak mampu untuk membeli buku dan sekolah yang tidak punya perpustakaan. Warga selain menyumbangkan buku, juga menyerahkan majalah dan tabloid.

Menurut ketua panitia kegiatan penggalangan buku, Vita Nuri Aggraini, Hari Valentine tidak harus dirayakan dengan kekasih saja, tetapi juga untuk berbagi dengan orang lain, termasuk bakti pendidikan seperti pengumpulan buku bekas layak pakai. “Kita ingin berbagi kasih sayang bagi adik-adik siswa, khususnya yang ada di perkampungan yang sulit membeli buku karena mahal,” terangnya.

Buku yang sudah terkumpul sudah cukup banyak. Sebagian sudah dipisah sesuai dengan klasifikasi mata pelajaran. “Untuk mata pelajaran tingkat sekolah dasar, tingkat SMP dan SMA sudah kita pilah agar pemberiannya mudah,” tambah mahasiswi semester tiga ini.

Buku-buku bekas layak pakai itu, berasal dari berbagai masyarakat dengan latar belakang sosial yang berbeda, dari dosen, mahasiswa, juga  pelajar dan sejumlah wartawan.  Bahkan Wakapolres Pamekasan, Kompol Ikhwanuddin, juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya sumbangkan beberapa buku agar pengetahuan mereka bisa sejajar dengan siswa yang ada di perkotaan,” kata Ahmad Baihaki, wartawan Kompas TV yang menyumbang beberapa buku.

Kegiatan ini, juga sebagai rangkaian dari Hari Pers Nasional (HPN) yang bertepatan pada tanggal 9 Pebruari.

Ketua LPM Unira Pamekasan, Khairul Umam mengatakan, aktivis pers kampus tidak hanya berkarya dengan menulis dan meliput kegiatan kampus saja, tetapi juga perlu melakukan aksi nyata yang bersentuhan dengan pendidikan secara langsung. “Aksi penggalangan buku dan pemberian buku sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang mahasiswa terhadap masa depan pendidikan di negeri ini,” terang Khairul Umam.

*)Regional kompas, 14 Februari 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan