-->

Lainnya Toggle

Beli Buku secara Online, Dapat 'Bonus' Kokain

Washington – Sophia Stockton bukanlah pecandu narkoba dan tidak sedang memesannya untuk coba-coba. Namun, alangkah terkejutnya dia saat membuka paket buku yang dipesannya secara online dari situs Amazon.com, sekantong kokain terjatuh dari dalam bungkusan.

Gadis asal Olathe, Kansas, Amerika, ini memesan buku berjudul Understanding Terrorism: Challenges, Perspectives, and Issues. Saat membuka buku itulah, sebungkus kokain yang belakangan diketahui senilai Rp 3,5 juta terjatuh.

Khawatir merupakan bagian bioterorisme, misalnya berupa virus antraks, ia segera membawa buku dan bungkusnya ke kantor polisi terdekat. “Saya laporkan kepada mereka bubuk putih di buku terorisme yang saya beli. Jadi saya meletakkannya di atas meja dan mereka berkata, ‘oh, oke’, dan memeriksanya,” katanya.

Sang opsir balik bertanya, apakah selain buku ia juga memesan kokain? “Tentu saja saya jawab tidak!” katanya.

Kokain itu kemudian disita polisi untuk dihancurkan. Hingga hari ini, belum ada pernyataan dari Amazon.com terkait kejadian ini.

“Saya tidak berpikir bahwa Amazon yang bersalah dalam kasus ini. Mereka tidak dapat memeriksa setiap buku yang masuk melalui gudang mereka,” kata Sophia. “Saya menduga bahwa barang itu hanya ditinggalkan di sana oleh pemilik sebelumnya dari buku ini.”

*)Tempo.co, 2 Februari 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan