-->

Kronik Toggle

Ubud Writers and Readers Festival Dibuka Hari Ini

UBUD– Para penulis dari seluruh dunia berkumpul di Ubud, Bali pada 5-9 Oktober untuk mengikuti ANZ Ubud Writers and Readers Festival (UWRF).

Beragam kegiatan terkait sastra disiapkan di tempat yang berbeda-beda. Beberapa program yang disiapkan antara lain debat soal sastra, workshop penulisan, diskusi, peluncuran bukku, dan lain-lain.

Agar peserta tidak bosan, seluruh acara festival di selenggarakkan di lokasi-lokasi unik sekitar Ubud.

Acara pembukaan UWRF dengan teman Nandurin Karang Awak (berladang pada diri) tersebut diadakan siang ini, Rabu (5/10/2011) dan dihadiri Dirjen Pemasaran Kementerian Budaya dan Pariwisata, Sapta Nirwandar; Direktur Festival Janet De Neefe; CEO ANZ ajay Mathur; pendiri Yayasan Mudra Swari Saraswati Ketut Suardana; Andrea Hirata penulis Indonesia; dan Salena Godden mewakili penulis internasional.

Joseph Abraham, ANZ CEO Indonesia, mengatakan, ANZ mendukung program ini karena ia melihat UWRF merupakan salah satu dari enam festival sastra terbaik di dunia. Salah satu program menarik dalam UWRF adalah “Indigenous Voices : Longing and Belonging”.

Sastrawan besar Indonesia Putu Wijaya, Samoa Albert, dan Anita Heiss akan membahas soal persepsi masyarakat lokal tentang tanahnya serta keterkaitannya dengan sastra. Samoa Albert dan Anita Heiss adalah penulis kaliber dunia yang mendapat banyak penghargaan di bidang sastra.

*)Kompas.com 5 Oktober 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan