-->

Kronik Toggle

Eksotisme Batik Jawa Timur Dimata GM Hotel

“Mungkin kalau ngomong popularitas, batik Jawa Timur memang masih belum mampu mengalahkan ketenaran dan kepopuleran batik asal Jogyakarta, Solo dan umumnya batik Jawa Tengah. Tetapi batik Jawa Timur punya eksotisme yang menarik”.

Yusak Anshori General Manager (GM) Surabaya Plaza Hotel, kepada suarasurabaya.net, Sabtu (29/10/2011) menyampaikan hal itu seiring dengan peluncuran buku barunya yang bercerita tentang eksotisme batik Jawa Timur.

Bersama dengan Adi Kusrianto rekannya, Yusak menulis buku berjudul: Keeksotisan Batik Jawa Timur. Sebuah buku yang sebagian besar isinya adalah sudut pandang Yusak Ashori yang sehari-hari bergelut dengan dunia perhotelan terhadap batik Jawa Timur.

Mulai dari motif, warna, cerita dibalik motif yang muncul, pada selembar kain batik Jawa Timur, oleh Yusak dideskripsikan dengan bahasa yang cukup mudah dipahami oleh masyarakat awam sekalipun.

“Ternyata batik Jawa Timur yan gada di 38 kota danKabupaten itu masing-masing punya ciri khas dan motif serta pilihan warna yang masing-masing berbeda. Tetapi seluruhnya punya kesamaan: eksotis!!” kata Yusak pada suarasurabaya.net

Buku karya Yusak ini tidak hanya mambahas tentang batik Jawa Timur saja, tetapi beberapa tulisan tentang batik dari Madura khususnya Pamekasan, juga coba diulas Yusak. “Buku ini bisa jadi panduan untuk mereka yang ingin mengetahui tentang batik Jawa Timur,” tukas Yusak Anshori.

Buku Keeksotisan Batik Jawa Timur diluncurkan Kamis (27/10/2011) lalu, dalam ceremonial sederhana, dihadirri Nina Soekarwo Istri Gubernur Jawa Timur, dan rencananya akan diterbitkan dalam beberapa bahasa. “Agar memberikan manfaat bagi pecinta batik serta mereka yang akan mengenal batik diseluruh dunia, buku ini rencananya kita terbitkan juga dalam bahasa Inggris dan Jepang,” pungkas Yusak Anshori saat ditemui suarasurabaya.net, Sabtu (29/10/2011) dikantornya.(tok)
*)Suarasurabaya, 29 Oktober 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan