-->

Kronik Toggle

ACIS Dulang 377 Naskah Kajian Islam

PANGKALPINANG — Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama selalu menarik minat ilmuwan Mulim dari perguruan tinggi agama Islam negeri dan swasta di Indonesia. Pada ACIS ke-11 di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menuai respons luar biasa.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Mohammad Ali mengatakan, panitia mendapatkan sebanyak 377 makalah atau paper tentang kajian Islam dari kalangan akademik di perguruan tinggi agama Islam seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut hanya ada 330 makalah yang memenuhi kriteria administratif. Akhirnya ada 56 tulisan bisa dipresentasikan pada ACIS kali ini.

Terdapat 51 makalah lainnya yang masuk kategori makalah yang layak diedarkan dan dipublikasikan secara luas, namun belum mendapatkan undangan untuk dipaparkan pada ajang tahunan ini. “Kami berharap, ACIS mampu membantu pengembangan keilmuan Islam terutama pembangunan karakter bangsa yang berbasis nilai agama dan nilai luhur bangsa,” kata Ali, Selasa (11/10).

Sebelumnya, saat membuka ACIS ke-11, Menteri Agama Suryadharma Ali mengajak masyarakat menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa untuk mengantisipasi tergerusnya karakter bangsa. Akhir-akhir ini, jelas dia, pembangunan karakter bangsa menjadi sorotan masyarakat, pemerintah, pendidik, tokoh agama, dan kaum cendekiawan.

Semuanya bertekad mewujudkan Indonesia sebagai bangsa maju, berdaya saing tinggi, dan bermartabat. Menurut dia, salah satu persoalan krusial bangsa Indonesia adalah membangun karakter bangsa yang mulai tergerus secara nyata dengan munculnya fenomena perilaku reaktif, emosional, dan anarkis.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, nilai-nilai luhur bangsa perlu digali kembali, seperti gotong-royong, tolongmenolong, rasa malu jika berbuat yang tidak terpuji dan mengambil se suatu yang bukan miliknya, sopan santun dalam bertutur kata dan hormat kepada orang tua dan guru,” ujarnya di depan peserta ACIS yang berasal dari seluruh PTAI se-Indonesia. ed: Ferry kisihandi

Sumber: Republika, 12 Oktober 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan