-->

Lainnya Toggle

Julian Assange: Aku Bukan Pemerkosa

London – Pendiri Wikileaks, Julian Assange, menyangkal keras atas tuduhan dirinya sebagai pelaku perkosaan terhadap dua perempuan. Menurutnya, semua bualan itu merupakan akal-akalan pemerintah Amerika Serikat untuk menjeratnya.

Da mengaku mendapatkan informasi dari seorang agen intelijen Barat yang menyebutkan pemerintah Amerika Serikat mempertimbangkan untuk melakukan kesepakatan ilegal dengannya seputar perdagangan obat bius dan kekerasan seks.

Seluruh pengakuan Assange itu terdokumensikan dalam sebuah buku berjudul Julian Assange: The Unauthorized Autobiography, yang beredar di Inggris, Kamis, 22 September 2011.

Buku tersebut ditulis oleh seorang ghostwriter berdasarkan hasil wawancara selama 50 jam dengan pimpinan Wikileaks. Dalam buku tersebut, Assange berkata, “Mungkin saya ini seorang chauvinist, semacam pemerkosa, tetapi aku bukan pemerkosa.” Dia jelaskan bahwa tuduhan perkosaan adalah “menggelikan dan mengerikan”.

Pria 40 tahun itu mengaku mendapatkan informasi rahasia dari sumber-sumbernya tentang kemarahan Amerika Serikat atas tersiarnya sejumlah dokumen rahasia oleh Wikileaks. Oleh sebab itu, negeri ini melakukan berbagai upaya penjegalan termasuk tuduhan melakukan kekerasan seks. “Tuduhan itu mengerikan.”

Assange ditahan dan sempat dijebloskan ke penjara atas berbagai kekerasan yang dilakukan di Inggris, Desember lalu. Dia kini tinggal di sebuah mansion pendukungnya di sebelah timur Inggris sembari menunggu keputusan pengadilan Inggris untuk mendeportasinya ke Swedia.

AP | CA

*)Tempointeraktif, 23 September 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan