-->

Kronik Toggle

Heroisme Bung Tomo Jadi Cerita Komik

Malang – Tokoh pejuang kemerdekaan asal Surabaya Bung Tomo hadir dalam wujud komik. Sang penggagas adalah Adalah Khoirul Umam Al Maududy dan Yanmikayang. Komik karya dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang itu berhasil meraih posisi kedua dalam Lomba Karya Komik Tokoh Sejarah (LKKTS) untuk mahasiswa tingkat nasional. “Saya bangga bisa memenangi lomba ini. Semoga karya saya bisa bermanfaat untuk media pendidikan,” kata Khoirul Umam Al Maududy, Rabu 20 September 2011.

LKKTS yang diadakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata diikuti oleh lebih dari 50 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Terpilih sebagai Juara I adalah mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Udayana Denpasar dan juara III mahasiswa Jurusan Kesejahteraan Masyarakat IPB. Pemberian hadiah diadakan pada Pekan Nasional Cinta Sejarah (Pentas) 2011 di Palu Sulawesi Tengah, Sabtu-Minggu (17-18/9).

Khoirul mengangkat Bung Tomo sebagai tokoh utama dalam komik karena buku atau komik tentang sosok Bung Tomo masih sedikit. Selain itu, Bung Tomo sebagai pahlawan dikenal memiliki idealisme tinggi, prinsip yang teguh, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Bahkan ia juga dikenal sebagai orator hebat. “Peristiwa 10 November adalah perang yang fenomenal di bawah kepemimpinan Bung Tomo,” ujarnya.

Pembuatan komik berlangsung selama dua pekan. Cerita yang mengambil latar di Surabaya itu menceritakan tentang anak SD yang bernama Farhan dan Dewik yang masih awam tentang peristiwa 10 November. Mereka baru tahu tentang peristiwa tersebut setelah diajak gurunya mengunjungi museum. “Kisahnya tentang anak kecil yang butuh sosok ksatria dan terpuji yang patut untuk dicontoh,” kata Yanmika.

Khoirul Umam dan Yanmika berharap komiknya bisa diterbitkan dan membawa manfaat bagi pembaca. Mereka menilai pembelajaran lewat buku-buku bergambar lebih menarik.

Pembantu Rektor III UMM Joko Widodo mengaku bangga dengan prestasi mahasiswanya. “Kami akan membantu menerbitkannya,” katanya.

BIBIN BINTARIADI

*)Tempointeraktif, 21 September 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan