-->

Kronik Toggle

Australia Akan Ganti Penanggalan Masehi

Sydney – Australia akan menggantikan kelahiran Yesus sebagai titik referensi untuk tanggal dalam buku sejarah sekolah. Dalam kurikulum baru, istilah BC/SM (Sebelum Masehi (Kristus)) dan AD (Anno Domini) akan diganti dengan BCE (Before Common Era) dan CE (Common Era).

Uskup Agung Sydney, Peter Jensen, kemarin mengutuk langkah itu sebagai upaya tak masuk akal untuk menghapus Kristus dari sejarah manusia. Dia menggambarkan frase ‘common era’ sebagai hal yang tak punya arti.

Perubahan itu, yang diperkenalkan oleh pemerintah, seharusnya dilakukan tahun depan, tetapi telah tertunda menyusul polemik yang terjadi. Istilah CE dan BCE telah dipopulerkan dalam publikasi akademis dan ilmiah.

Meskipun peninggalan sejarah tak berubah, yaitu kelahiran Kristus sebagai titik perubahan, Badan Penilaian dan Pelaporan Kurikulum Australia memutuskan bahwa guru akan menggunakan istilah BCE yang akan menggantikan SM dan CE (Common Era) yang menggantikan AD.

Juru bicara pendidikan oposisi dari Partai Nasional Liberal, Christopher Pyne, juga mengkritik perubahan pemerintah itu. “Australia menjadi seperti ini saat ini karena dasar-dasar bangsa kita sesuai warisan Yudeo-Kristen yang kita warisi dari peradaban Barat,” katanya. “Bersujud pada kebenaran politik dengan penghapusan AD dan BC dalam kurikulum nasional kita adalah sepotong cacat mendasar yang berusaha menyangkal siapa kita sebagai manusia,” ia menambahkan.

Common Era awalnya diperkenalkan pada abad keenam dan muncul di Inggris awal 1708. Penggunaannya dapat ditelusuri kembali ke istilah Latin, vulgaris aerae, dan istilah Inggris, vulgar era. Penggunaan singkatan CE diperkenalkan oleh akademisi Yahudi di pertengahan abad ke-19. CE dan CBE menjadi populer di publikasi akademik dan ilmiah di akhir abad 20.

Mereka digunakan oleh penerbit untuk menekankan sekularisme atau sensitivitas terhadap non-Kristen. Namun keduanya masih menggunakan kalender Gregorian dan sistem penomoran BC/SM dan AD. Kalender Gregorian–yang paling banyak digunakan di dunia–didasarkan pada tahun kelahiran Yesus dengan AD menghitung tahun kemudian dan BC menunjukkan tahun-tahun sebelumnya.

DAILY MAIL | EZ

*) Tempointeraktif, 4 September 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan