-->

Kronik Toggle

Andy F. Noya Duta Baca Indonesia 2011

“DENGAN segala waktu yang saya miliki, saya akan berusaha menjadikan Indonesia lebih cerdas lewat membaca,” tegas Andy F Noya yang terpilih menjadi figur teladan sebagai Duta Baca Indonesia 2011 menggantikan Tantowi Yahya di Perpustakaan Nasional (Per-pusnas), Jakarta, kemarin.

Terpilihnya pria dengan ciri khas rambut kribo tersebut tidak lepas dari program acara Kick Andy yang selalu membagikan buku kepada para penonton. Menurut Kepala Perpusnas Sri Sularsih, acara Kick Andy merupakan sebuah program yang menginspirasi masyarakat Indonesia.

“Bagi-bagi buku (di) Kick Andy patut diapresiasi dan kami mengundang Andy F Noya menjadi Duta Baca lndonesia 2011,” kata Sri.

Program kampanye membaca yang telah digelar Perpusnas sejak 2006 ini merupakan salah satu bentuk keprihatinan, sebab berdasarkan temuan PBB bahwa minat baca Indonesia berada pada peringkat 112 dari 175 negara.

Terpilihnya Andy F Noya diharapkan bisa menjadi motivator untuk menggugah masyarakat menjadi gemar membaca, selain dari strategi promosi lain yang juga digencarkan. Program ini menjadi pilihan efektif untuk berperan dalam mengembangkan diri menambah minat ilmu pengetahuan secara mandiri dengan membaca.

Memiliki nama lengkap Andy Flores Noya, pria berusia 50 tahun itu langsung memaparkan strategi ke depan selama dirinya menjadi Duta Baca Indonesial. Salah satunya dengan mendatangi sekolah-sekolah yang belum cukup koleksi buku sekaligus memberikan edukasi.

“Kami akan membagikan buku ke perpustakaan dan melakukan edukasi kepada seluruh pemangku kepentingan seperti guru, mahasiswa, serta LSM yang ada. Ini akan menjadi menyenangkan karena dendam masa kecil saya terhadap buku akan terlampiaskan” ujar Andy bercanda.

Kepercayaan sebagai Duta Baca Indonesia yang disematkan padanya, dinilai Andy bukan hanya sekadar seremonial, tapi merupakan simbol untuk melakukan langkah yang konkret dalam mencerdaskan bangsa. Di Indonesia, buku masih menjadi suatu barang mewah dan belum memasyarakat.

Sesuai dengan UU No 43/2007 tentang Perpustakaan, peningkatan minat dan gemar membaca perlu dilakukan melalui, kampanye gerakan nasional dan lewat pemilihan Duta Baca Indonesia.

“Melalui kerja sama Perpusnas RI dan Andy lewat Yayasan Kick Andy, saya berharap menjadi penyatu seluruh elemen masyarakat lewat aneka kelompok baca yang sudah banyak tersebar di Indonesia. Peristiwa hari ini menjadi sebuah semangat baru dalam menciptakan gemar membaca yang harus dipupuk sejak dini,” pungkas Andy. (H2/J-1)

Sumber: Portal berita Bataviase.co.id, 27 September 2011

***
Tonton beritanya di SINI

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan