-->

Kronik Toggle

Tablet 'Gusur' Buku Naskah Pidato di DPR

Jakarta – Kasus anggota FPKS Arifinto yang membuka gambar mesum di sela rapat paripurna DPR, tidak lantas membuat iPad atau komputer tablet lainnya menjadi barang haram di DPR. Buktinya cukup banyak anggota DPR yang menyimak pidato Ketua DPR Marzuki Alie melalui gadget canggih tersebut dibanding membuka buku pidato.

Bahkan Marzuki Alie membaca naskah pidatonya melalui tayangan di layar iPad. Pidato yang Marzuki sampaikan merupakan sambutan terhadap pidato Presiden SBY mengenai pengantar nota keuangan RAPBN 2012, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Pantauan reporter detikcom, tablet yang Marzuki Alie gunakan dibungkus kotak kulit warna hitam. Gerakan tangan Marzuki menggeser layar tablet terlihat jelas dari proyektor layar putih berukuran 2×2 meter yang dipasang di lobi gedung Nusantara III DPR.

Marzuki yang mengenakan jas hitam dipadu dasi merah dan peci ini tampak lincah memainkan perantinya. Sebagian besar naskah pidato Marzuki memang ditampilkan di layar komputer tablet tersebut.

“Agar meningkatkan pengawasan BBM bersubsidi dan meminta pemerintah tegas dalam pemerataan BBM bersubsidi yang sampai saat ini belum efektif dan efisien. Juga memeratakan energi listrik, menjaga ketersediaan minyak bumi, batubara dan energi lainnya,” ujar Marzuki Alie mengkritisi pemerataan BBM bersubsidi yang dilakukan pemerintah, sambil menggeser layar iPad menggunakan jari tangan kanannya.

Di dalam rapat paripurna DPR kali ini, Presiden SBY memang akan membacakan nota keuangan RAPBN 2012. Wapres Boediono dan semua jajaran menteri, pimpinan lembaga negara dan pejabat tinggi negara hadir dalam acara ini.

Penggunaan iPad dan perangkat sejenisnya oleh anggota DPR sempat jadi wacana menyusul tindakan Arifinto. Namun kala itu Marzuki tidak melarang penggunaan gadget canggih tersebut sepanjang bermanfaat.

(van/lh)

*)detiknews, 16 Agustus 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan