-->

Kronik Toggle

Hentikan Anggaran Buku

PONTIANAK- Dana alokasi khusus untuk pengadaan buku dan alat peraga belajar yang dikucurkan setiap tahun ke setiap kabupaten sebaiknya dihentikan. Anggaran bisa dialokasikan dulu untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak.

Ketua Asosisasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Koordinator Wilayah Kalimantan Barat Muda Mahendrawan mengatakan, dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat itu mencapai belasan miliar untuk setiap kabupaten.

“Kalau DAK buku dan alat peraga itu bisa dihentikan dulu untuk dua atau tiga tahun, kerusakan sekolah terutama sekolah dasar negeri eks SD Inpres bisa ditangani seluruhnya,” kata Muda, di Sungai Raya, Kubu Raya, Kamis (11/8/2011).

Muda mengatakan, prioritas utama sekarang seharusnya menyediakan tempat belajar bagi siswa yang nyaman. Buku dan alat peraga bisa dialokasikan oleh setiap kabupaten dengan barang yang lebih sederhana, tanpa mengurangi kualitas. “Buku dan alat peraga memang penting, tetapi jauh lebih penting menyediakan kelas yang nyaman dan aman bagi murid,” kata Bupati Kubu Raya itu.

*)Kompas regional, 11 Agustus 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan