-->

Kronik Toggle

Hadir Buku Fatwa MUI tentang Zakat

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan buku Himpunan Fatwa Zakat MUI dari tahun 1982 sampai 2011. Peluncuran berlangsung di Kantor MUI Jl. Proklamasi No. 51 Jakarta, Rabu (24/8) sore.

Ketua Umum Baznas Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin mengatakan, penerbitan buku ini merupakan salah satu langkah sosialisasi zakat dan untuk memperkokoh landasan bagi pengelola zakat di Indonesia.

Dituturkan dia, fatwa-fatwa MUI tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan, baik bagi organisasi pengelola zakat maupun masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa MUI Prof. Dr. H. Hasanuddin, mengatakan, hal ini merupakan salah satu amanah Musyawarah Nasional MUI tahun 2010. “Isi Musyawarah Nasional MUI tahun 2010, yaitu memberikan sosialisasi hasil-hasil fatwa ke masyarakat agar dapat diketahui oleh masyarakat banyak dan dijadikan pedoman dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan,” katanya.

Dia menambahkan, di dalam buku ini banyak membahas mengenai zakat dan salah satunya adalah tentang hukum zakat penghasilan atau profesi yang banyak diperbincangkan di masyarakat.

“Selain itu, ada juga hukum penyaluran zakat dalam bentuk aset kelolaan, hukum tentang keberadaan amil zakat, hukum zakat atas harta haram, dan sebagainya,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kementerian Agama RI, perwakilan seluruh Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), perwakilan perbankan syariah, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Syariah, Ikatan Akuntan Indonesia, mitra–mitra MUI, dan lain–lain.

(Rifai)

*) www.baznas.or.id, 25 Agustus 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan