-->

Kronik Toggle

Pemkab Lumajang Gelar Bursa Buku Murah

Perpustakaan sumber imajinasi, inspirasi untuk berfikir, belajar, bekerja, berkarya dan berprestasi. Ini kata Drs H As’at Malik Wakil Bupati Lumajang ketika membuka Bursa Buku Murah di GOR Wira Bhakti Lumajang, Minggu (10/7/2011).

Jika perpustakaan yang dikelola dan berfungsi dengan baik, masih kata pejabat pelaksana tugas harian Bupati Lumajang ini, akan jadi satu diantara sarana dan tempat belajar, menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan, menambah wawasan dan keterampilan bagi mereka yang menggunakannya.

Kata Wakil Bupati, pihaknya terus mendorong minat baca warga Lumajang, terutama generasi muda dan pelajar untuk terus menambah ilmu dan wawasan melalui fasilitas Perpustakaan yang ada.

Dalam kegiatan itu, selain dihadiri oleh Wakil Bupati Lumajang, jug hadir jajaran Muspida Kabupaten Lumajang dan Kepala.SKPD (Satuan kerja Perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Lumajang.

Wabup Lumajang menambahkan bahwa perpustakaan mencerminkan peradaban bangsa. Sebagai dukungannya untuk memenuhi fasilitas Perpustakaan yang ada, Wakil Bupati kepada Didi reporter Sentral FM Lumajang yang menyatakan, bahwa pihaknya juga melakukan kegiatan amal buku yang diserahkan langsung secara simbolis kepada Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lumajang, Kustiati.

Kegiatan Bursa Buku Murah ini, seolah menjadi pelepas dahaga bagi para peminat buku untuk berburu ilmu yang mereka minati. Ratusan pengunjung pun berdesakan dalam kegiatan yang diselenggarakan sejak 7 Juli sampai 17 Juli di GOR Wirabhakti Lumajang ini.

Sementara itu, Kustiati menyatakan, jika rasa keingintahuan yang tinggi dan minat baca dipicu berbagai faktor. Diantaranya, keinginan dari diri sendiri yang tinggi dan faktor dari luar berupa lingkungan yang kondusif dan menunjang.

“Seperti, bahan bacaan yang menarik, berkualitas dan dapat memenuhi kebutuhan pembaca,”kata Kustiati.

Ia menambahkan mulai tahun 2008 telah dibangun Perpustakaan Umum di 3 Kecamatan. Diantaranya, di wilayah Kecamatan Pasirian, Klakah dan Yosowilangun. Sedangkan, pada Tahun 2010 Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lumajang juga telah mendirikan Rumah Baca Desa di 205 setiap Desa/Kelurahan.

“Ditambah lagi dengan berbagai pelayanan, misalnya peminjaman buku, pelayanan internet, pelayanan keliling baikmenggunakan mobil, bus dan motor, pelayanan sistem paket, pelayanan referensi, pelayanan pelatihan perpustakaan dan pelayanan story telling dan kunjungan terjadwal Paud, TK/SD dan SMP,”pungkas Kustiati. (her/tin)

*)Suarasurabaya 10 Juli 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan