-->

Kronik Toggle

Lusa Kongres Bahasa Sunda IX Digelar

BANDUNG – Ratusan pemerhati dan pencinta bahasa Sunda akan berkumpul di Hotel Jayaraya, Cipayung, Kabupaten Bogor mulai 11-13 Juli 2011 ini. Mereka akan mengikuti Kongres Bahasa Sunda (KBS) IX yang bertemakan Ngamumule Basa Mageuhan Jati Diri Bangsa.

Menurut Ketua Panitia Kongres Bahasa Sunda IX, Idin Baidillah kegiatan itu akan diiukti oleh 250 peserta undangan dari berbagai kabupaten kota di Jabar. Selain mewakili daerah, peserta yang diundang itu merupakan perwakilan dari setiap komunitas seni budaya Sunda, seniman dari berbagai paguron, budayawan, kalangan pendidik, tokoh Sunda, dan perwakilan pemerintah daerah.

“Peminat memang banyak, tapi kami harus membatasinya. Karena semua peserta diundang tanpa dipungut biaya karena semua biaya ditanggung pemerintah,” ujar Idin saat ditemui Tribun di sekretariat Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS), Jalan Garut No 2,  Jumat (8/7/2011).

Acara digelar 3 hari itu, rencananya akan dibuka oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jero Wacik. Sementara pembicara yang akan hadir Ajip Rosidi, Ganjar Kurnia, Yus Rusyana, Uu Rukmana, Didi Tarmidji, dan Dada Rosada.

Ketua LBSS Us Tiarsa yang selaku penanggung jawab kegiatan menambahkan dalam kongres itu akan dibahas 24 makalah. Sedangkan tujuan utama kongres kali ini adalah menjadikan bahasa Sunda bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari oleh masyarakatnya, dan berupaya menjadikan bahasa Sunda sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar di sekolah mulai TK hingga kelas 3 sekolah dasar.

*)TRibunnews, 9 Juli 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan