-->

Kronik Toggle

Dana minim, Arsip di Klaten Terbengkalai

KLATEN–Minimnya anggaran dana pengarsipan yang diterima Kantor Arsip dan Perpustakaan Pemerintah Kabupaten Klaten menyebabkan belasan meter kubik arsip terbengkalai.

Belasan meter kubik arsip itu sampai saat ini teronggok di ruang belakang Kantor Arsip Pemkab Klaten.  Pada tahun 2011 ini, Kantor Arsip dan Perpustakaan Klaten mendapatkan alokasi anggaran Rp 25 juta untuk dana Pendataan dan Penerimaan Kearsipan. “Anggaran dana yang minim menyebabkan sekitar 15 meter kubik arsip dari berbagai SKPD belum bisa diolah dan diproses dalam waktu dekat,” Kasi Kearsipan Kantor Arsip dan Perpustakaan Pemkab Klaten Sumiyati, kepada wartawan, di kantornya, Kamis (14/7/2011).

Menurut Sumiyati, untuk menindaklanjuti arsip yang saat ini masih menumpuk dalam bentuk arsip kacau dan masih berada di dalam karung di ruang belakang, setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp 100 juta.

Arsip-arsip yang masih menumpuk dan belum bisa ditangani, menurut Sumiyati, di antaranya berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Klaten, Kantor Inspektorat, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klaten, dan Kecamatan Kalikotes. Sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), imbuh Sumiyati, kegiatan pengarsipan dilakukan setiap hari. “Tetapi keterbatasan anggaran ini membuat kinerja kami sedikit terhambat, dan beberapa arsip kacau belum sempat dibenahi,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang petugas kearsipan, Damidjan, menyatakan pengolahan arsip membutuhkan proses yang panjang. Mulai dari pemilahan, pendeskripsian, pendataan, hingga masuk dalam penyimpanan. Dan terakhir pemusnahan untuk arsip-arsip yang telah habis JRA-nya (Jangka Retensi Arsip).

Sumber: Portal berita Solopos.com, 15 Juli 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan