-->

Lainnya Toggle

Baku Panduan Kuno Hilang di Spanyol

Manuskrip memuat antara lain khotbah dan petunjuk praktis berziarah ke kompleks katedral

Satu manuskrip kuno yang sangat berharga dilaporkan hilang dari Katedral Santiago de Compostela di Spanyol barat laut. Codex Calixtinus – demikian nama manuskrip itu – adalah dokumen abad ke-12 yang menggambarkan rute penziarahan ke katedral tersebut. Manuskrip ini adalah salah satu buku panduan pertama yang diterbitkan di Eropa.

Polisi mengatakan manuskrip ini dilaporkan hilang hari Rabu (6/7).

Naskah kuno ini hanya dipamerkan untuk umum di acara-acara khusus, seperti ketika Paus Benediktus XVI berkunjung ke Spanyol, November tahun lalu. Juru bicara polisi di Spanyol mengatakan hanya ada enam orang yang memiliki akses ke tempat penyimpanan manuskrip.

“Kami sedang menyelidiki kasus ini,” kata juru bicara polisi.

Simbol katedral

Para pejabat Spanyol mengatakan optimistis dokumen langka ini akan bisa ditemukan.

“Banyak ahli di bidang pencurian barang langka seperti ini. Saya yakin polisi akan menemukannya,” kata Angeles Gonzalez-Sinde, menteri kebudayaan Spanyol, seperti dikutip kantor berita AFP.

Manuskrip ini mencakup kumpulan khotbah dan panduan praktis untuk para peziarah.

Buku panduan ini terbit di masa Paus Callixtus II, yang mendorong penziarahan ini dan memutuskan pada tahun 1122 bahwa jika Hari Saint James jatuh pada hari Minggu maka tahun tersebut harus ditetapkan sebagai tahun suci.

“Pemerintah kota Santiago harus bisa menemukan manuskrip tersebut. Naskah itu adalah simbol katedral dan kota,” kata Angel Curras, salah seorang anggota dewan kota Santiago.

Jenazah yang diyakini sebagai Saint James ditemukan di kota ini pada tahun 813. Ia dikenal sebagai pahlawan ketika pecah perang melawan orang-orang Muslim Moors. Jenazahnya dikuburkan di kompleks katedral dan makamnya dikunjungi ratusan ribu orang setiap tahun.

(bbc/bbc)

*)detiknews, 8 Juli 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan