-->

Kronik Toggle

Anak Papua Hasilkan 50 Cerita Komik

JAYAPURA- Lokalatih menulis yang digelar sejak tanggal 20 Juli lalu oleh Kelompok Kerja Visi Anak Bangsa dan didukung oleh PT Freeport Indonesia menghasilkan 50 cerita anak.
Komik sebagai bentuk akhir karya anak-anak itu memang sengaja dipilih karena komik sangat diminati anak-anak. Visualisasi dalam komik adalah magnet bagi anak-anak.

Cerita-cerita nantinya akan disatukan dalam satu buku komik dengan judul Kitorang Anak Papua. Cerita-cerita yang ada dalam buku tersebut dibuat oleh 50 peserta lokalatih yang berasal dari 10 Sekolah Dasar di Papua.

Dalam penutupan lokalatih itu, Jumat (29/7/2011) di Abepura, Papua, Eva Fitrina dari Visi Anak Bangsa menyatakan kekagumannya pada semangat anak-anak Papua belajar menulis. Mereka tidak hanya antusias tetapi juga mampu mengaktualisasikan imajinasi mereka dalam bentuk tulisan serta gambar.

Komik sebagai bentuk akhir karya anak-anak itu memang sengaja dipilih karena komik sangat diminati anak-anak. Visualisasi dalam komik, menurut Eva Fitrina adalah magnet bagi anak-anak. Sayangnya, selama ini komik-komik di Indonesia didominasi oleh komik-komik dari luar negeri.

Dengan lokalatih itu, tutur Eva Fitrina, anak-anak dapat belajar menulis dan sekaligus membuat komik sendiri. Hal itu dibenarkan oleh siswa kelas VI SD YPJ Kuala Kencana Brooklyn Wakum (11).

Ia mengaku senang mengikuti pelatihan itu. Sebagi hasil dari pelatihan itu, ia berhasil membuat komik dua halaman dengan tokoh utama Ubi. Ubi, makanan asli Papua itu, d igambarkannya sebagai sosok yang cerdik. Ia mampu mengalahkan babi hutan yang hendak merusak dan memakan habis ubi-ubi di lading.

Dengan akarnya, ia menggali terowongan di bawah tanah sehingga babi hutan tidak mampu menangkapnya. Setiap kali babi hutan hendak menangkapnya ia lari sambil terus menggali terowongan hingga babi hutan kehabisan tenaga, kata Brooklyn Wakum dengan antusias.

Selain kisah tentang Ubi, ada pula kisah tentang awal mula Cendrawasih, lalu kisah tentang Sagu, Kasuari, serta rumah adat.

Sumber: Portal Berita Kompas.com, 29 Juli 2011, “Latihan Menulis Hasilkan 50 Cerita”

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan