-->

Resensi Toggle

Sepekan Resensi di Blog Buku (Pekan Kedua dan Ketiga Juni 2011)

Edisi Khusus RESENSI yang disiarkan RADIO BUKU bekerjasama dengan portal berita www.indonesiabuku.com. Kabar sepekan resensi buku di sejumlah blog buku di Indonesia. Kabar Resensi ini disusun kontributor blog dari Bandung, HERNADI TANZIL.

Ways to Live Forever | Gramedia | 2008
Karya: Sally Nichols
Dimuat di Blog “Cow and Her Book” http://bukunyasapi.blogspot.com/
Diposkan, 18 Juni 2011

Ways To Live Forever adalah buku harian Sam yang berisi daftar-daftar, cerita-cerita, foto-foto, berbagai pertanyaan dan fakta yang dikumpulkannya selama minggu-minggu terakhir kehidupannya. Sam, yang mengidap leukimia, bercerita melalui buku hariannya tentang kehidupannya, keluarganya, teman-temannya, dan tentang penyakitnya juga.
Sam adalah seorang anak lelaki kecil, dengan jiwa yang amat besar. Ia tidak tahu mati itu seperti apa, rasanya bagaimana, atau setelah ia mati, ia akan pergi kemana. Sam sama tidak tahunya seperti saya. Namun, seperti tertulis di buku hariannya, Sam sama sekali tak pernah mengeluhkan apapun. Mungkin ia merasa takut juga, tapi ia mengatasi ketakutannya dengan cara menghadapinya. Karena, sekali lagi, kematian adalah hal yang tak terhindarkan.
Saya menobatkan buku ini sebagai buku tentang kematian pertama yang saya sukai, dibandingkan dengan beberapa buku yang telah saya baca sebelumnya. Buku ini mengajarkan pada saya betapa tidak bergunanya rasa takut saya pada kematian kalau saya tidak melakukan apa-apa untuk mengatasinya.

OeiTragis Oei Hui Lan: Putri Terkaya di Indonesia | intibook | 2011
Karya: Agnes Davonar
Dimuat di Blog “Its Time To Read” http://miss-bibliophile.blogspot.com/
Diposkan, 18 Juni 2011

Novel semi autobiografi ini menggambarkan permulaan masa kecil dari Oei Hui Lan hingga ia dewasa. Masa kecil yang dimulai dari kehidupannya yang penuh limpahan harta karena ayahnya,Oei Tiong Ham adalah seorang raja gula yang dinobatkan sebagai orang terkaya se Asia Tenggara. Hui Lan sendiri tidak mengetahui fakta itu sampai usianya menginjak 15 tahun.
Oei Hui Lan merupakan anak kedua dari istri sah Oei Tiong Ham dan bertempat tinggal di Semarang,Jawa Tengah. Ia dan keluarga menghuni rumah mewah layaknya istana dengan luas mencapai 9,2 hektar dengan 40 pembantu, 50 tukang kebun,berikut tambahan guru les privat dan koki terkenal dari China,Melayu,maupun Eropa.
Dari novel ini kita dapat mengambil hikmah bahwa gelimangan harta dan ketenaran bukan segala-galanya. Rasa cinta, syukur, memberi adalah kunci kebahagian abadi.

Setanggi Timur
Karya: Amir Hamzah
Dimuat di Blog “Fans Berat Buku” http://fansberatbuku.blogspot.com/
Diposkan, 17 Juni 2011

Setanggi Timur dikumpulkan oleh Amir Hamzah. Berisi puisi dan cerita dari lima bagian yakni: Ajam, Hindi, Tiongkok, Jepun, Turki.
Di buku ini terdapat sajak haiku. Barangkali ini jejak penerjemahan haiku tertua adalah dalam buku Setanggi Timur ini. Sebagaimana dijelaskan Amir Hamzah, haiku adalah “nama sajak yang sependek-pendeknya dalam sastera Jepang, terbentuk dari 17 patah kata, terkandung dalam tiga baris.

Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh | Kaifa | 2010
Karya: Dianata Eka Putra
Dimuat di Blog “Etalase Buku” http://etalasebuku.blogspot.com
Diposkan, 17 Juni 2011

Buku ini membahas bahasa tubuh untuk bisa membaca pikiran orang, buku ini pun mengenalkan pada pembaca akan keragaman bahasa lain, seperti memahami dan membaca orang jatuh cinta, kecewa, marah, bahkan bahasa orang yang sok berkuasa. Lebih jauh, bahkan penulis mengungkap bahasa tubuh khas dari penjuru dunia. Buku ini pun, tak bisa disangkal, akan mengantarkan pembaca memiliki setangkup pengetahuan dan bisa dipraktekkan untuk membaca komunikasi baik secara oral maupun non verbal lewat bahasa tubuh
Dengan bekal itulah, pembaca tak saja akan bertambah wawasan, karena buku ini mengantarkan pembaca pada keragaman bahasa lain–selain bahasa yang terucap dari mulut. Tak salah, jika buku ini pun bisa membekali pembaca untuk bisa sukses menjalin hubungan dengan orang lain dalam pergaulan yang harmonis. Dan dengan menguasai bahasa tubuh itu, pembaca ibarat memiliki kunci (bisa) membaca pikiran orang lain.

Mitologi China | Oncor Semesta Ilmu | 2011
Karya: Irene Dea Collier
Dimuat di Blog “My Milky Way” http://mymilkyway.blogdetik.com/
Diposkan, 16 Juni 2011

Buku ini cukup menarik dan bisa menjadi referensi tambahan untuk berbagai bacaan mitologi cina. Menurut saya pribadi, buku yang ditulis oleh Irene Dea Collier ini seperti perpaduan jurnal dan kumpulan dongeng. Mitologi-mitologi China yang dibahas dalam buku ini ada 10: Panku Menciptakan Dunia, Nuwa Menciptakan Manusia, Fushi Mengajari Manusia, Perang Air, Yu Membangun Kembali Bumi, Yi Sang Pemanah Hebat, Dewi Bulan, Ramalan Unicorn, Raja Kera, dan Perjalanan ke Barat.
Buku ini diberi kata pengantar yang disusun dengan sangat baik agar pembaca dapat memahami latar belakang budaya cina secara umum. Bahkan juga dilengkapi dengan dua buah tabel: raja-raja legendaris Cina, dan urutan periode kejayaan dinasti-dinasti Cina. Sayangnya, penerbit tidak memberi keterangan mengenai siapakah sebenarnya si penulis. Padahal, dalam menyampaikan suatu sejarah dan mitologi, harus ada jaminan mengenai kredibilitas penulisnya.

Remember When | Gagas Media | 2011
Karya: Winna Efendi
Dimuat di Blog “Mia Membaca” http://miamembaca.wordpress.com
Diposkan, 14 Juni 2011

Adrian pemain basket, tokoh populer di SMA, Gia, gadis cantik, terkenal, favorit guru-guru dan banyak teman. Moses, lelaki tinggi, serius, pintar. Freya, a girl next door, sederhana dan pintar. Adrian berteman dekat dengan Moses. Gia yang berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Freya bisa menjadi sahabat karib. Adrian berpacaran dengan Gia, dan Freya sang kutu buku berpacaran dengan Moses, siswa teladan sekolah. Perfect. Sempurna, sampai Adrian tersadar kalau hanya Freya yang bisa mengerti hatinya yang paling dalam.
Buku ketiga Winna Efendi yang sukses membius setelah Ai dan Refrain, sekali lagi saya tenggelam dalam dunia melankolis yang Winna ciptakan. Saya seakan kembali ke masa SMA dan ikut bergaul dan kenal dengan Moses, Freya, Gia dan Adrian, 4 tokoh utama Remember When.

Dear John | GPU | 2010
Karya: Nicholas Spark
Dimuat di Blog “Lemari Bukuku” http:// lemari-buku-ku.blogspot.com
Diposkan, 13 Juni 2011

Hidup berdua dengan ayahnya, tidak menjadikan John Thryee dekat dengan ayahnya. Hubungan mereka berdua cenderung aneh, masing-masing hidup dalam diam dan sibuk sendiri. Ayahnya adalah petugas pengantar barang, yang seperti punya kehidupan dan rutinitas sendiri. Setiap hari, mudah ditebak apa saja yang akan ia lakukan, bahkan perkataan yang akan diucapkan. Mulai dari sarapan sampai makan malam. Satu-satunya yang membuatnya lebih hidup ketika ia berkutat dengan koleksi koin-koinnya. saat kecil, John masih betah mendengar dan ikut ayahnya mencari koin-koin baru. Tapi, beranjak dewasa, John mulai ‘gerah’. Ia pun ‘melarikan diri’ dan masuk sekolah angkatan darat, hingga kemudian ditugaskan di Jerman.
Saat cuti,dan kembali ke kampong halamannya John berkenalan dengan seorang gadis, bernama Savannah. Meskipun kebersamaan mereka singkat, dan John harus kembali bertugas, janji-janji manis pun dibuat. Namun, mimpi dan janji yang mereka buat tak mudah untuk dipenuhi. Kejadian 11 September 2001, memudarkan semua mimpi indah itu. Jiwa patriotisme membuat John memperpanjang masa tugasnya.
Ini adalah salah satu cerita roman yang mengharu biru, tapi tidak membuat saya terkesan. Di novel ini saya menangkap sosok pria tua yang kesepian, dan seorang anak yang bingung dengan sikap ayahnya yang selalu datar.

Berguru Pada Pesohor: Panduan Wajib Menulis Resensi Buku | dbuku & i:boekoe | 2011
Karya: Diana AV. Sasa & Muhidin M. Dahlan
Dimuat di Blog “Surgabukuku” http://surgabukuku.wordpress.com/
Diposkan, 12 Juni 2011

Buku ini sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang ingin menekuni resensi buku secara serius, dan arahnya lebih ke media cetak (koran berskala nasional atau daerah) ketimbang dunia maya. Resensi-resensi yang dimuat sebagai contoh dalam buku ini pun kebanyakan adalah resensi buku-buku “kelas berat”, misalnya buku-buku Pramoedya Ananta Toer dan Goenawan Mohamad. Belum lagi berbagai buku non fiksi yang judulnya berbunyi seperti, “Abad Prahara, Ramalan Kehancuran Ekonomi Dunia Abad ke-21”, “Utang dan Korupsi Racun Pendidikan”, “Sosialisme Religius: Suatu Jalan Keempat”.
Teknik-teknik dan tips menulis resensi yang dijabarkan dalam buku ini benar-benar membantu mereka yang ingin belajar menulis resensi buku dengan baik dan benar. Walaupun (mungkin) tak ada niat untuk terjun dalam dunia resensi buku di media cetak, buku ini memberikan tambahan ilmu berharga bagi para pecinta buku yang suka menulis resensi.
Kritik tentang fisik buku ini, bahan kertas covernya terlalu tipis, sehingga jadi mudah rusak. Judul bab yang ada di bagian kanan atas halaman kadang-kadang hurufnya tidak tercetak dengan benar (loncat). Juga ada beberapa foto yang dimuat di buku ini beresolusi rendah, jadi kurang enak dilihat, apalagi dalam warna hitam putih.

Kuantar ke Gerbang | Bentang Pustaka | 2011
Karya: Ramadhan KH
Dimuat di Blog “Buku Yang Kubaca” http://bukuygkubaca.blogspot.com/
Diposkan, 09 Juni 2011

Dibanding  istri-istri Soekarno, Inggit Ganarsih termasuk istri yang kurang dikenal. Masyarakat  umumnya lebih mengenal Fatmawati, atau  Dewi Soekarno dibanding Inggit Ganarsih. Tak banyak memang yang menulis tentang Inggit Ganarsih, dalam buku teks sejarah-sejarah resmi namanya ditulis selewat saja. Karenanya kita patut bersyukur karena penggalan kehidupan Inggit Ganarsih ketika masih bersama Bung Karno sempat dituliskan oleh Ramadhan KH dalam novel “Kuantar ke Gerbang” (Kisah cinta Ibu Inggit dengan Bung Karno)
Dalam novel ini kita akan mendapatkan kisah kehidupan seorang wanita Sunda yang menjadi pendamping Bung Karno saat ia menimba ilmu di ITB Bandung sambil merintis jalannya di bidang politik, masa-masa sulit ketika Bung Karno dipenjara dan diasingkan, hingga kepindahannya ke jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta beberapa bulan sebelum Proklamasi Kemerdekaan dibacakan oleh bung Karno.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan