-->

Kronik Toggle

Bali Luncurkan Buku Pancasila Terbesar

DENPASAR-Yayasan Kepustakaan Bung Karno Bali meluncurkan buku tentang hari lahir Pancasila dengan ukuran terbesar di Indonesia.

“Kami meluncurkan buku tentang lahirnya Pancasila berukuran 6 x 3 meter dan diperkirakan merupakan yang terbesar dari yang pernah ada di Tanah Air,” kata Ketua Yayasan Kepustakaan Bung Karno Bali Gus Marhaen di sela-sela acara peluncuran Buku Besar Hari Lahirnya Pancasila di Denpasar, Rabu (1/6/2011) malam.

Dia menjelaskan, proses pembuatan buku tersebut tidaklah singkat karena dimulai sejak pertengahan 2010. Namun berkat bantuan semua pihak, buku itu akhirnya bisa dirampungkan.

Sebelum diluncurkan, dia mengatakan bahwa buku tersebut ternyata mendapatkan sambutan positif dari semua pimpinan lembaga pemerintahan, baik di pusat maupun provinsi.

“Buku ini berisi 53 halaman dengan proses pembuatan membutuhkan waktu satu bulan,” ujarnya.

Akan tetapi, Gus Marhaen enggan memberikan keterangan berapa besar jumlah biaya yang dikeluarkan untuk membuat buku tersebut.

Dia menuturkan, sebelumnya ada rencana bahwa buku tersebut akan dimasukkan ke MURI. Namun karena sudah mendapatkan pengakuan dari dua pimpinan lembaga legislatif tertinggi, niat itu dibatalkan.

“Untuk apa dimasukkan ke MURI kalau dua lembaga terbesar di Indonesia menyatakan bahwa buku itu merupakan yang paling besar di Tanah Air,” katanya.

Adapun Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak seluruh lapisan masyarakat di Pulau Dewata menerapkan terus nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

“Pancasila selama ini merupakan falsafah hidup yang selalu mempersatukan masyarakat di Bali,” ungkapnya.

Hal itu terbukti dengan begitu harmonisnya kehidupan beragama di Pulau Dewata. Semua penganut agama saling bertoleransi.

Peluncuran buku berukuran besar tentang lahirnya Pancasila itu dilaksanakan oleh Ketua DPR Marzuki Alie dengan didampingi Gubernur Bali dan Pangdam IX Udayana.

Setelah resmi diluncurkan, buku ini juga mendapat perhatian cukup besar dari ratusan mahasiswa yang menghadiri acara tersebut.

*)Antara, 2 Juni 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan