-->

Lainnya Toggle

PUISI RAMA PRABU: Pemelihara Lentera Merah

:/keluarga besar toer dan thamrin

kau nyalakan lentera merah

memeliharanya agar tak ada kata menyerah

pada tapak sepatu beribu serdadu

dan senjata kuasa tiran rupa beladu

kasatmata kita lihat tapak perjuangan ibu

serupa bejana madah ditirai bambu

jika banyak wanita lebih suka mengabdi pada kekinian dan gentar pada ketuaan

mereka dicekam oleh impian tentang kemudaan impian itu. Umur sungguh aniaya bagi wanita!

tapi tidak pada keteguhanmu!

kau rawat cahaya merah

kau biarkan tubuh selalu singgah

diruang-ruang tahanan, diselasar tanpa kemerdekaan

klandestin diantara tembok-tembok loreng abu

hanya demi satu, ajar hidup agar tak surup

menitip pesan cinta sejati dilaras kalangwan

tepas kapujanggaan

seorang pramoedya ananta toer

note:

*) beladu itu kayu penggulung benang

*) kutipan Bumi Manusia, hal 89, Pramoedya Ananta Toer

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan