-->

Kronik Toggle

Kutukan Buku Ajar untuk Gendut

BANTUL–Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bantul, Gendut Sudarto, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati DIY. Ia disangka terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi pengadaan buku ajar PT Balai Pustaka senilai 500 juta.

Berikut ini kronologi Korupsi Buku Ajar Gendut sebagaimana disarikan Harian Jogja edisi 13 Januari 2011 di halaman muka:

2010 06: Aliansi Penyelamat Indonesia (API) mengendus dugaan korupsi pengadaan buku ajar sebesar Rp 500 juta oleh sekda Bantul Gendut Sudarto. Uang 500 juta itu diduga gratifikasi dari direktur Pemasaran PT Balai Pustaka Jateng-DIY, Murad Irawan, melalui CV Ramadhani untuk memuluskan proyek pengadaan buku ajar pada 2005. Gendut berdalih, uang itu merupakan utang Pemkab kepada Murad untuk pengadaan komputer dari Jepang dan telah dikembalikan. Namun bekas Bupati Bantul Idham samawi menegaskan uang 500 juta itu utang pribadi Gendut. Kasus ini sempat diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul sebelum diambil alih Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY pada akhir Juni.

2010 10: Kejati berjanji memprioritaskan kasus gratifikasi segera naik ke penyidikan. Bupati Bantul Sri Suryawidati menegaskan tak akan menganggarkan dana untuk membantu perkara Gendut.

2011 01: Gendut resmi jadi tersangka. (GM/Dirangkum dari Harjo)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan