-->

Kronik Toggle

Kementerian Pendidikan Verifikasi Soal Buku SBY

Jakarta – Kementerian Pendidikan Nasional sedang memverifikasi kabar beredarnya buku tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. “Sedang dilakukan. Kita tunggu kabarnya dari Inspektorat Jenderal,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal seusai sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (25/1).
Menurut dia, setiap daerah sebetulnya berwenang menggunakan Dana Alokasi Khusus untuk membeli buku pengayaan bagi murid-muridnya. Syaratnya, buku pengayaan itu haruslah berisi tentang sejarah lokal atau kepahlawanan, membangun nasionalisme, memberikan motivasi, atau mengajarkan keterampilan. “Pilihan itu diserahkan pada masing-masing daerah, sepanjang dalam kategori yang diberikan pemerintah, sah-sah saja,” ucapnya.
Kementerian Pendidikan akan menggelar jumpa pers pukul 15.30 WIB untuk menjelaskan kabar tersebut.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menemukan beredarnya buku yang berisi profil Presiden Susilo Bambang Yudoyono di sejumlah sekolah yang menerima dana alokasi khusus dari pemerintah pusat.
Buku profil Yudhoyono itu didistribusikan ke sekolah sebagai penerima bantuan sejak Desember lalu. Buku itu diterbitkan oleh PT Media Tama Surakarta sebagai pemenang lelang dana alokasi khusus pada 87 sekolah menengah pertama di Kabupaten Tegal dengan nilai anggaran masing-masing Rp 45,5 juta.
BUNGA MANGGIASIH

Jakarta – Kementerian Pendidikan Nasional sedang memverifikasi kabar beredarnya buku tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. “Sedang dilakukan. Kita tunggu kabarnya dari Inspektorat Jenderal,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal seusai sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (25/1).

Menurut dia, setiap daerah sebetulnya berwenang menggunakan Dana Alokasi Khusus untuk membeli buku pengayaan bagi murid-muridnya. Syaratnya, buku pengayaan itu haruslah berisi tentang sejarah lokal atau kepahlawanan, membangun nasionalisme, memberikan motivasi, atau mengajarkan keterampilan. “Pilihan itu diserahkan pada masing-masing daerah, sepanjang dalam kategori yang diberikan pemerintah, sah-sah saja,” ucapnya.

Kementerian Pendidikan akan menggelar jumpa pers pukul 15.30 WIB untuk menjelaskan kabar tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menemukan beredarnya buku yang berisi profil Presiden Susilo Bambang Yudoyono di sejumlah sekolah yang menerima dana alokasi khusus dari pemerintah pusat.

Buku profil Yudhoyono itu didistribusikan ke sekolah sebagai penerima bantuan sejak Desember lalu. Buku itu diterbitkan oleh PT Media Tama Surakarta sebagai pemenang lelang dana alokasi khusus pada 87 sekolah menengah pertama di Kabupaten Tegal dengan nilai anggaran masing-masing Rp 45,5 juta.

BUNGA MANGGIASIH

*) tempointeraktif 25 Januari 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan