-->

Kronik Toggle

Kementerian Pendidikan Belum Tahu Soal Beredarnya Buku SBY

Jakarta – Pihak Kementerian Pendidikan Nasional mengaku belum tahu duduk perkara beredarnya buku profil Susilo Bambang Yudhoyono di sekolah-sekolah di Slawi, Tegal, Jawa Tengah. “Kami belum tahu persoalannya,” kata staf ahli Menteri Pendidikan Nasional, Sukemi saat dihubungi Tempo, Selasa 25 Januari 2011.

Karena itu, kementerian terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya. Sukemi berharap keterangan lengkap soal ini bisa diperolehnya Selasa siang nanti. “Nanti jam 13.00 WIB silakan hubungi lagi. Kami harap keterangan lengkap sudah bisa kami berikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menemukan beredarnya buku yang berisi profil Presiden Susilo Bambang Yudoyono di sejumlah sekolah yang menerima dana alokasi khusus dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tegal, Waudin mengatakan akan mengecek soal ini. “Kalau tak bermanfaat bisa ditarik dari sekolah,” ujar Waudin Senin (24/1) kemarin.

Buku profil SBY yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu merupakan kebijakan pemerintah pusat dan langsung didistribusikan ke sekolah sebagai penerima bantuan. Buku disebar dan diterbitkan oleh PT Media Tama Surakarta sebagai pemenang lelang dana alokasi khusus pada 87 sekolah menengah pertama di Kabupaten Tegal dengan nilai anggaran masing-masing Rp 45,5 juta. “Itu telah didistribusikan sejak Desember sekarang sudah selesai pengiriman,” ujar Waudin.

AMIRULLAH

8) tempointeraktif 25 januari 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan