-->

Kronik Toggle

Besok Vonis, Gayus Malah Sibuk Bikin Pledoi

Jakarta –  Sehari menjelang vonis pengadilan, Gayus Halomoan Tambunan, terdakwa mafia pajak lebih banyak  berada di selnya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang. Apa yang dilakukan Gayus? ” Dia lebih banyak di selnya untuk menyusun pledoi” kata Kepala Penjara Cipinang Edi Kurniadi kepada Tempo, Selasa 18 Januari 2011.

Vonis itu akan dihadapi  Gayus dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 19 Januari 2011. Vonis itu terkait kasus pajak dalam PT SAT.

Pledoi itu untuk apa lagi? Edi mengaku tak tahu. Ia memperkirakan, naskah pembelaan itu akan dibacakan  Gayus usai persidangan vonisnya besok.

Yang jelas, kata Edi, konsentrasi  Gayus dalam menyusun pleidoi ini ditunjukan dengan banyaknya buku-buku soal aturan-aturan perundang-undangan yang dibacanya. “Sel Gayus banyak buku,” ujar Edi.

Sel 14 yang ditempati Gayus di lantai 3 Blok Tipikor  itu penih buku. Gayus  menempati selnya sejak dia dipindah dari Rutan Brimob, Kelapa Dua, Depok, sejak 22 November tahun lalu. Di selnya itu, Edi sering melihat Gayus membaca buku untuk  membunuh waktu. Kalau sudah bosan dia akan tidur.

Selain buku, kata Edi, perlengkapan Gayus di sel juga tidak banyak berbeda dengan sel lainnya. Selain alat tidur dan mandi, Gayus juga melengkapi selnya dengan sajadah, tasbih, dan al-Quran.

Kini sehari menjelang vonis, Gayus lebih banyak mengurung diri di sel menyusun pleidoi. Jika tidak di sel, biasanya dia tengah dijenguk istri maupun pengacaranya. “Beberapa hari yang lalu, keluarganya mengunjunginya,” kata Edi.

Adapun untuk pengacara, yang sering terlihat justru Hotma Sitompul. Dia adalah pengacara Gayus dalam kasus Gayus keluar tahanan. Adapun Adnan Buyung Nasution yang mendampingi Gayus dalam kasus mafia pajak, malah tidak pernah kelihatan. “Kalau Adnan Buyung saya malah belum pernah melihatnya,” ucap Edi.

Amirullah

*) Tempointeraktif, 18 januari 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan