-->

Kronik Toggle

Ribuan Buku Berbahasa Inggris dari Amerika Siap Masuk ke Daerah Bencana via Organisasi Istri Para Menteri

BENCANA ALAM
SIKIB Beri Buku untuk Korban Bencana
Jumat, 5 November 2010 | 08:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu menyalurkan 24.237 buku cerita anak-anak berbahasa Inggris ke berbagai wilayah Indonesia, utamanya daerah yang baru saja dilanda bencana alam.
Buku-buku anak tersebut diterima SIKIB dari Ancora Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang memiliki kepedulian dalam meningkatkan pendidikan anak. “Prioritas kami salurkan ke daerah yang dilanda bencana alam,” kata Ketua I SIKIB Okke Hatta Rajasa kepada para wartawan di Kantor SIKIB, Jakarta, Kamis (4/11/2010).
Selain daerah yang terkena bencana alam, buku-buku tersebut juga disalurkan ke rumah pintar SIKIB yang memiliki prestasi, seperti memiliki pengunjung terbanyak, dan lainnya.
Sementara itu, CEO Ancora Foundation Atria Rai mengatakan, buku-buku tersebut diperoleh dari Sabre Foundation dari Amerika Serikat. Sabre Foundation sendiri merupakan lembaga nirlaba yang mengumpulkan donasi berupa buku dari penerbit maupun individu.
Buku-buku tersebut kemudian disalurkan ke negara-negara miskin dan berkembang. Mereka meyakini, buku bacaan berperan penting pada pendidikan anak. Sayangnya, masih sedikit anak-anak yang memiliki akses terhadap bahan bacaan bermutu.
Menurut data statistik SIKIB, dari 28 juta anak berusia 0-10 tahun, baru 7 persen yang memiliki akses terhadap bahan bacaan.
http://cetak.kompas.com/read/2010/11/05/08330469/sikib.beri.buku.untuk.korban.bencana

JAKARTA – Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu menyalurkan 24.237 buku cerita anak-anak berbahasa Inggris ke berbagai wilayah Indonesia, utamanya daerah yang baru saja dilanda bencana alam.

Buku-buku anak tersebut diterima SIKIB dari Ancora Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang memiliki kepedulian dalam meningkatkan pendidikan anak. “Prioritas kami salurkan ke daerah yang dilanda bencana alam,” kata Ketua I SIKIB Okke Hatta Rajasa kepada para wartawan di Kantor SIKIB, Jakarta, Kamis (4/11/2010).

Selain daerah yang terkena bencana alam, buku-buku tersebut juga disalurkan ke rumah pintar SIKIB yang memiliki prestasi, seperti memiliki pengunjung terbanyak, dan lainnya.

Sementara itu, CEO Ancora Foundation Atria Rai mengatakan, buku-buku tersebut diperoleh dari Sabre Foundation dari Amerika Serikat. Sabre Foundation sendiri merupakan lembaga nirlaba yang mengumpulkan donasi berupa buku dari penerbit maupun individu.

Buku-buku tersebut kemudian disalurkan ke negara-negara miskin dan berkembang. Mereka meyakini, buku bacaan berperan penting pada pendidikan anak. Sayangnya, masih sedikit anak-anak yang memiliki akses terhadap bahan bacaan bermutu.

Menurut data statistik SIKIB, dari 28 juta anak berusia 0-10 tahun, baru 7 persen yang memiliki akses terhadap bahan bacaan.

Sumber: Kompas, 5 November 2010, “SIKIB Beri Buku untuk Korban Bencana”

2 Comments

nusantara - 06. Nov, 2010 -

knp harus berbahasa inggris…???

apakah di negeri ini kekurangan buku2 yg berbahasa Indonesia?? atau kekurangan penulis2 dari Indonesia??

ain - 11. Nov, 2010 -

bgm caranya kami juga di daerah yg sedang membuat taman baca sangat membutuhkan buku2 biar koleksi kami banyak,bagaimana cara kami bisa dapat bantuan buku2,bahasa inggris itu bagus juga krn ke depan memasuki era globalisasi bhs inggrrs penting

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan