-->

Kronik Toggle

Tempo Akan Hormati Proses Hukum

Jakarta -Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Wahyu Muryadi menjelaskan hingga saat ini Tempo belum menerima respons atau teguran Kepolisian baik secara lisan maupun tulisan terkait pemberitaan Majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli “Rekening Gendut Perwira Polisi”. “Kami tidak punya pilihan selain menghormati proses hukum yang ada,” katanya, Rabu (30/6).

Menurut Wahyu, Majalah Tempo saat ini dalam posisi menunggu respons dari Kepolisian. Tempo, kata dia, siap mempertanggungjawabkan setiap pemberitaan yang sudah dipublikasikan.

Kepala Bidang Penerangan Umum Markas Besar Kepolisian Komisaris Besar Marwoto Soeto,
mengatakan Mabes Polri hari ini telah mengirimkan surat teguran kepada Majalah Tempo. Surat teguran itu terkait berita dan gambar di sampul Majalah Tempo. “Teguran sudah dilayangkan tadi pagi,” kata Marwoto, Rabu (30/6).

Wahyu yakin penulisan berita majalah itu sudah melalui proses kerja profesional wartawan. Penulisan, kata dia, juga sudah sejalan dengan pasal 2 butir h Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Tetapi kalau mau menempuh proses hukum justru menjadi terang-benderang, mencegah kesalahpahaman,” kata Wahyu.

Berdasarkan pasal 4 ayat 4 Undang-Undang Pers, kata Wahyu, Tempo punya hak tolak seperti menyembunyikan narasumber dalam mempertanggungjawabkannya di depan hukum.

*) Tempointeraktif.com 30 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan