-->

Kronik Toggle

Soal Peredaran Majalah di Bandung, Tempo Ditelepon Orang Tak DIkenal

Jakarta – Terkait dengan datangnya tiga pria yang mengaku polisi, mendatangi kantor Tempo biro Bandung di Jalan Bengawan 7A, Bandung, Senin (28/6) malam, redaksi Tempo menerima klarifikasi dari seorang yang mengaku mengenal salah satu darinya.

“Salah satu yang dikatakan Pak Didit, yang bernama Elang, memang anggota kepolisian, dari satuan intelijen. Saya mengenalnya, dan ada hubungan kesana,” ujar pria yang enggan disebut namanya, saat diterima Tempo, Selasa (29/6).

Namun saat ditanya, apakah dirinya dari kepolisian, pria itu tidak mengaku. “Saya punya link kesitu. Pokoknya dia memang Elang, anggota intelijen kepolisian. Oke itu saja, terima kasih,” tandasnya. Pria itu menelepon redaksi Tempo sekitar pukul 8.30 WIB hari ini.

Pada kemarin malam, oleh tiga pria itu, Kepala Sirkulasi Biro Bandung Didit Setiaji ditanyai soal peredaran Majalah Tempo edisi terbaru. “Mereka menanyakan berapa tiras Majalah Tempo di Bandung? Ada berapa agen majalah, dan minta alamat agen untuk menanyakan peredaran majalah,” kata Didit, Senin malam.

Didit pun tak sempat menanyakan nama lengkap serta satuan ketiga tamu yang mengaku dari Polwiltabes Bandung itu. “Yang jelas ketiganya berpakaian preman, salah satunya yang banyak ngobrol dengan saya mengenalkan diri, namanya Elang,” jelas Didit.

Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung Komisaris Besar Imam Budi Supeno menyangkal telah menyuruh anak buahnya untuk mengecek peredaran Majalah Tempo di wilayahnya. “Wah nggak ada itu, apa urusannya?” ungkap dia.

ANGIOLA HARRY

*) tempointeraktif, 29 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan