-->

Kronik Toggle

RORO MENDUT Memilih Jual Rokok Daripada Jual Diri

“Kalau benar apa yang saya lakukan ini membuat para laki-laki menjadi tergoda, maafkan saya. Saya memilih menjual rokok daripada harus menjual diri saya. Kalau rokok-rokok ini sanggup membuat laki-laki tergoda, itu karena sejatinya memang mereka memilih tergoda”.

Penggalan bait monolog yang dimainkan WANI DHARMAWAN, Kamis (17/06) di hall lantai 2 toko buku Togamas Petra, mengawali bedah buku: Nicotine war, karya WANDA HAMILTON.

Selanjutnya, Roro Mendut dengan rokok lintingannya memang membuat banyak laki-laki ketika itu menjadi hilang kesadaran. Lupa keluarga, bahkan ada yang meninggalkan keluarganya hanya untuk sebatang rokok.

Tetapi apakah kemudian kebiasaan merokok itu bisa mengakibatkan pelakunya menjadi mabok, serta kemudian kehilangan kesadarannya pada lingkungan disekitarnya, termasuk keluarganya??

Monolog WANI DHARMAWAN dramawan asal Solo, yang bercerita tentang RORO MENDUT dan rokok lintingannya, yang sangat legendaris itu, Kamis (17/06) memang ditampilkan secara sengaja bersamaan dengan peluncuran buku: Nicotine War tersebut.

Buku berjudul Nicotine War karya WANDA HAMILTON adalah terbitan kesekian kalinya oleh INSISTPress bersama Spasimedia, dengan judul lengkap: Nicotine War (Perang Nikotin dan Para pedagang Obat) diharapkan memberikan acuhan baru bagi masyarakat luas.

“Buku ini sama sekali tidak menganjurkan pembacanya untuk merokok atau tidak merokok. Tetapi buku ini memberikan perspektif baru, tentang banyak hal. Politik, ekonomi, kehidupan sehari-hari,” ujar WANI DHARMAWAN pada pembukaan monolognya, Kamis (17/06).(tok)

*) Suarasurabaya.net 17 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan