-->

Kronik Toggle

Polri Akan Gugat Perdata dan Pidana Majalah Tempo

Jakarta – Markas Besar Kepolisian telah menyiapkan materi gugatan untuk Majalah Tempo. Gugatan itu terkait pemberitaan Majalah Tempo tentang rekening perwira tinggi kepolisian dalam edisi “Rekening Gendut Perwira Polisi.”

“Sudah kami siapkan materi gugatannya,” kata Wakil Juru Bicara Markas Besar Kepolisian Brigadir Jenderal Zainuri Lubis, Rabu (30/6).

Markas Besar Kepolisian masih mempertimbangkan apakah akan menggugat perdata atau pidana Majalah Tempo. Untuk gugatan perdata, alasannya pemberitaan itu dinilai menjelekan institusi kepolisian. Karenanya, Polri meminta Majalah Tempo untuk minta maaf dan mengembalikan nama baik institusi. “Polri kan tidak pernah melakukan kejahatan tapi kalau orangnya mungkin,” ujarnya.

Sedangkan gugatan pidana, Majalah Tempo dianggap menghina institusi Polri dengan menampilkan gambar perwira yang menggiring celengan babi pada sampulnya. “Itu penghinaan, anggota Polri dan keluarga kecewa. Termasuk saya, tidak pernah menggiring celengan babi.”

Untuk menyiapkan materi gugatan itu, saat ini kepolisian sedang mempelajari gambar pada sampul majalah Tempo. “Rasanya etikanya kurang.” Namun mengenai materi pemberitaan, polisi tidak mempermasalahkannya. “Kalau materi itu silakan saja, dari mana datanya.”

Majalah Berita Mingguan (MBM) TEMPO edisi 28 Juni-4 Juli menghilang dari pasaran eceran, terutama di sebagian wilayah Jakarta. Pada edisi kali ini, MBM TEMPO kali ini turun dengan cover “Rekening Gedut Perwira Polisi”. Laporan utama majalah ini mengupas masalah rekening ganjil yang dimiliki para perwira polisi.

*) tempointeraktif, 30 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan