-->

Kronik Toggle

Polisi Garut Penasaran Hilangnya Majalah Tempo

Garut – Hilangnya majalah Tempo edisi terbaru di pasaran membuat semua orang penasaran. Tak terkecuali juga dengan anggota kepolisian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. “Gua minta satu dong, di pengecer tidak ada nih,” ujar salah seorang perwira menengah Kepolisian Resor Garut yang enggan disebutkan namanya, Selasa (29/6).

Polisi tersebut membantah bila hilangnya majalah Tempo di pasaran diakibatkan oleh aksi borong. Dia juga mengaku tidak pernah memerintahkan bawahannya untuk melakukan sweeping. “Ngapain juga harus di-sweeping, justru saya ingin tahu isinya apa saja,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di sejumlah agen dan pengecer koran dan majalah, tak ada satu pun majalah Tempo yang terpajang. Seperti halnya pengecer koran yang berada di Bundaran Simpang Lima Tarogong dan Jalan Patriot yang berada di Lingkungan perkantoran Pemerintahan Kabupaten Garut.

Menurut Romy, salah seorang pengecer majalah di Jalan Patriot, sejak kemarin banyak masyarakat yang menanyakan majalah Tempo edisi minggu ini. Majalah Tempo dijual dengan harga sesuai banderol, Rp 26.500. “Majalah Tempo jadi penglaris, sejak tadi pagi sudah habis,” ujarnya. “Setiap minggu saya mendapatkan jatah sebanyak 10 eksemplar, kalau hari biasa terkadang tidak habis semua,” ujarnya.

Majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli terbit dengan cover “Rekening Gendut Perwira Polisi”,  bergambar seorang polisi sedang memegang seutas tali diikatkan pada tiga babi kecil berwarna merah muda. Diduga isi berita dalam majalah tersebut menjadi sebab hilangnya majalah Tempo dari peredaran.

Edisi kali ini membuat laporan utama soal rekening jumbo para jenderal polisi. Laporan ini juga memuat indikasi rekening para jenderal di Mabes Polri yang mencurigakan.

Hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menemukan ada puluhan miliar rupiah yang masuk ke rekening para jenderal polisi. Duit itu mengalir dari pihak ketiga tanpa kejelasan aktivitas bisnis yang dilakukan.

Sigit Zulmunir

*) Tempointeraktif 29 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan