-->

Kronik Toggle

Polisi Belum Tahu Ada Aksi Borong Majalah Tempo

Jakarta –¬† Markas Besar Kepolisian mengaku belum mengetahu¬† ada aksi borong Majalah Berita Mingguan Tempo pada Senin (28/6)¬† dini hari tadi. “Kami belum mendengar kabar (ada aksi borong) itu,” kata Wakil Kepala Divisi Humas, Brigadir Jenderal Zainuri Lubis, kepada Tempo. Ia juga menyebut tidak tahu ada keterlibatan oknum polisi dalam aksi boromg itu.

Seperti diketahui, Majalah Tempo Edisi Terbaru yang terbit Senin, (28/6) hilang dari pasaran sejak pukul 04.00 WIB. Sejumlah pelanggan dan pembaca menelpon ke kantor redaksi Majalah Tempo, Jalan Proklamasi 72 Jakarta Pusat menanyakan kenapa majalah ini tak terlihat di pasaran.

Salah satu agen Majalah Tempo di kawasan Pramuka mengaku, tumpukan majalah yang baru keluar dari percetakan itu sudah diborong sejak pukul 04.00 WIB oleh sekelompok orang. “Tadi subuh, sudah diborong orang mirip polisi. Tapi mereka tidak berpakaian dinas” kata Saragih kepada Tempo, Senin (28/6).

Terbit dengan Cover ” Rekening Gendut Perwira Polisi”, Majalah pekan ini bergambar seorang polisi tengah memegang seutas tali yang diikatkan pada tiga babi kecil berwarna merah muda diduga menjadi sebab habisnya majalah Tempo dari peredaran.

Edisi kali ini membuat laporan utama soal rekening jumbo para jenderal polisi. Laporan ini juga memuat indikasi rekening para jenderal di Mabes Polri yang mencurigakan.

Hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menemukan ada puluhan miliar rupiah yang masuk ke rekening para Jenderal Polisi. Duit itu mengalir dari pihak ketiga tanpa kejelasan aktivitas bisnis yang dilakukan.

MUSTAFA SILALAHI

*) Tempointeraktif, 29 Juni 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan