-->

Kronik Toggle

Andrea Hirata Siap Luncurkan Novel Dwilogi Padang Bulan

Andrea Hirata Siap Luncurkan Novel Dwilogi Padang Bulan
Sabtu, 19 Juni 2010 17:51:00
Andrea Hirata dengan novel Dwilogi Padang Bulan. (Foto : Ivan Aditya)
YOGYA (KRjogja.com) – Penulis novel kondang, Andrea Hirata mengunjungi Kota Yogakarta, Sabtu (19/6). Kedatangan novelis asal Belitung ini ke kota pelajar dalam rangka menginformasikan akan diluncurkan novel terbarunya berjudul ‘Dwilogi Padang Bulan’.
Seperti novel sebelumnya, Laskar Pelang yang sempat laris di pasarasan, novel Dwilogi Padang Bulan ini pun tetap mengangkat tema cerita tentang kehidupan pendidikan dengan setting di daerah kelahiran Andrea, yakni Belitung. Satu yang menarik dari novel terbarunya yang dibuat selama tiga minggu ini, Andrea mencoba menggabungkan dua cerita novel sekaligus dalam Dwilogi Padang Bulan.
“Dwilogi Padang Bulan ini terdiri dari dua novel, yakni Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Mengapa saya buat dua, karena dua novel ini ceritanya berkaitan dan tidak dapat dipisahkan,” kata Andrea saat mengunjungi komplek redaksi Kedaulatan Rakyat (KR) Group, Jalan Mangkubumi, Yogyakarta.
Sedikit diceritakan Andrea, novel Dwilogi Padang Bulan ini menceritakan tentang kehidupan pendidikan seorang siswi di Belitung bernama Enong yang sangat menggemari mata pelajaran Bahasa Inggris. Namun lantaran ayahnya meninggal, Enong terpaksa harus berhenti dari bangku sekolah kelas VI saat dirinya menginjak usia 14 tahun.
Kendati tidak meneruskan sekolah, namun semangat Enong untuk menguasai Bahasa Inggris tetap kuat. Dalam perjalanan hidupnya, Enong kemudian bertemu dengan Ikal yang akhirnya bisa mengenalkan Enong dengan Ninochka Stronovky, seorang grand master perempuan catur internasional.
“Tokoh utama dalam novel Dwilogi Padang Bulan ini ada tiga orang , yakni Enong, Ikal dan Ninochka Stronovky. Ninochka Stronovky merupakan grand master catur sekaligus teman saya sendiri,” terangnya.
Seperti novel Laskar Pelangi, sambung Andrea, novel Dwilogi Padang Bulan ini pun mengangkat cerita tentang kehidupan nyata. Hampir selama 3 tahun dirinya melakukan riset di Belitung untuk mendalami sosok Enong sebelum akhirnya dituangkan dalam karya novelnya tersebut.
Sementara itu, Dita dari bagian promosi Bentang Pustaka, penerbit yang menerbitkan novel-novel karya Andrea mengatakan, novel Dwilogi Padang Bulan untuk pertama terbit akan dicetak 25 ribu eksemplar. Novel setebal 254 halaman ini rencananya akan dilaunchhing pada tanggal 17 Juni dan akan mulai diedarkan secara nasional pada tanggal 25 Juni mendatang.
“Prioritas pertama kami justru ke daerah dahulu, Jakarta malah terakhir. Harapan kami, novel ini bisa diterima pasar dan pembaca,” kata Dita. (Van)
http://www.krjogja.com/news/detail/37686/Andrea.Hirata.Siap.Luncurkan.Novel.Dwilogi.Padang.Bulan.html

YOGYAKARTA – Penulis novel kondang, Andrea Hirata mengunjungi Kota Yogakarta, Sabtu (19/6). Kedatangan novelis asal Belitung ini ke kota pelajar dalam rangka menginformasikan akan diluncurkan novel terbarunya berjudul ‘Dwilogi Padang Bulan’.

Seperti novel sebelumnya, Laskar Pelang yang sempat laris di pasarasan, novel Dwilogi Padang Bulan ini pun tetap mengangkat tema cerita tentang kehidupan pendidikan dengan setting di daerah kelahiran Andrea, yakni Belitung. Satu yang menarik dari novel terbarunya yang dibuat selama tiga minggu ini, Andrea mencoba menggabungkan dua cerita novel sekaligus dalam Dwilogi Padang Bulan.

“Dwilogi Padang Bulan ini terdiri dari dua novel, yakni Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Mengapa saya buat dua, karena dua novel ini ceritanya berkaitan dan tidak dapat dipisahkan,” kata Andrea saat mengunjungi komplek redaksi Kedaulatan Rakyat (KR) Group, Jalan Mangkubumi, Yogyakarta.

Sedikit diceritakan Andrea, novel Dwilogi Padang Bulan ini menceritakan tentang kehidupan pendidikan seorang siswi di Belitung bernama Enong yang sangat menggemari mata pelajaran Bahasa Inggris. Namun lantaran ayahnya meninggal, Enong terpaksa harus berhenti dari bangku sekolah kelas VI saat dirinya menginjak usia 14 tahun.

Kendati tidak meneruskan sekolah, namun semangat Enong untuk menguasai Bahasa Inggris tetap kuat. Dalam perjalanan hidupnya, Enong kemudian bertemu dengan Ikal yang akhirnya bisa mengenalkan Enong dengan Ninochka Stronovky, seorang grand master perempuan catur internasional.

“Tokoh utama dalam novel Dwilogi Padang Bulan ini ada tiga orang , yakni Enong, Ikal dan Ninochka Stronovky. Ninochka Stronovky merupakan grand master catur sekaligus teman saya sendiri,” terangnya.

Seperti novel Laskar Pelangi, sambung Andrea, novel Dwilogi Padang Bulan ini pun mengangkat cerita tentang kehidupan nyata. Hampir selama 3 tahun dirinya melakukan riset di Belitung untuk mendalami sosok Enong sebelum akhirnya dituangkan dalam karya novelnya tersebut.

Sementara itu, Dita dari bagian promosi Bentang Pustaka, penerbit yang menerbitkan novel-novel karya Andrea mengatakan, novel Dwilogi Padang Bulan untuk pertama terbit akan dicetak 25 ribu eksemplar. Novel setebal 254 halaman ini rencananya akan dilaunchhing pada tanggal 17 Juni dan akan mulai diedarkan secara nasional pada tanggal 25 Juni mendatang.

“Prioritas pertama kami justru ke daerah dahulu, Jakarta malah terakhir. Harapan kami, novel ini bisa diterima pasar dan pembaca,” kata Dita.

Sumber: KRJOGJA.COM, 19 Juni 2010

1 Comment

aji - 20. Jul, 2010 -

Wah jadi pingin baca novelnya..pasti seru kayak laskar pelangi..
NB : Dapatkan $10, cukup dengan sign up di
http://www.imcrew.com/?r=49413
dicopy paste aja link diatas pada address bar di browser
promo Im Crew dari WORDPRESS berlaku sampai 1 agustus,
buruan…..

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan