-->

Kronik Toggle

3 Buku untuk Peringati Hari Lahir Soekarno

Jakarta – Para politisi muda bicara soal Soekarno. Dalam ‘Peringatan Hari Kelahiran Soekarno’ yang berlangsung di Newsseum Cafe Jalan Veteran 1 No 28 Jakarta Pusat tersebut, mereka melakukan testimoni terhadap sosok pendiri Republik Indonesia tersebut.

Mereka yang hadir didaulat untuk memberi pesan tentang sosok Soekarno yang mereka kenal. Salah satunya Mumtaz Rais, putra tokoh reformasi, Amien Rais ini mengaku percaya diri kelak akan seperti Soekarno.

“Umur 25 tahun Soekarno mendirikan PNI, dan saya usia 25 tahun masuk Senayan. Umur 44 tahun Soekarno jadi Presiden, dan insya Allah di umur saya 44 tahun, jika rakyat menghendaki, saya bisa (jadi Presiden),” kata Mumtaz disambut tawa hadirin, Minggu (6/6/2010).

Pernyataan sedikit kontroversial muncul dari politisi muda Golkar Indra Jaya Piliang. “Kalau Soekarno banyak tidur dengan perempuan, maka saya tidur dengan Soekarno. Karena saya dulu selalu baca buku ‘Di Bawah Bendera Revolusi’. Dan buku itu jadi teman tidur saya, jadi bantal saya. Makanya saya tidur dengan Soekarno,” jelas politisi asal Padang, Sumatera Barat tersebut.

Politisi muda Hanura, Erik Satriya Wardana ini, mengaku bukan pemganut paham Soekarnois, namun dia pengagum Soekarno. “Saya bukanlah Soekarnois. Karena saya tidak menghendaki kultus individu. Tetapi saya kagum terhadap kekuatan pendirian beliau dan kharisma beliau yang bisa mempersatukan bangsa ini,” ujarnya.

Dalam ‘Peringatan Hari Kelahiran Soekarno’ di Newsseum Cafe Jalan Veteran 1 No 28 Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2010) ini diluncurkan 3 buku. ‘Soekarno Revolusi’, ‘Lahirnya Pancasila’ dan ‘Primbon Politik’.

Sejumlah politisi muda diundang dalam peluncuran buku. Seperti Mumtaz Raiz (anak Amien Rais), Indra J Piliang, Hanif Dakhiri, dan Theresia Pardede (Tere). Selain itu anggota DPR tertua Sidarto (75) yang juga mantan ajudan Soekarno juga turut hadir

Acara dimulai dengan pemutaran film ‘Rekam Jejak Bapak Bangsa’. Suara emas Edo Kondologit turut mengharukan suasana. Turut hadir Rieke Dyah Pitaloka dan Arya Bima.

*) Detiknews, 6 Juni 2010, dengan judul asli “Politisi Muda Bicara Soekarno”

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan