-->

Kronik Toggle

Warga Surabaya Enggan Baca Buku

SURABAYA-Masyarakat Surabaya tidak seluruhnya punya kebiasaan baca buku. Bahkan bisa dibilang, minat membaca masih rendah atau sekitar 26% saja.

Menurut ARINI PAKISTYANINGSIH Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya pada wartawan, Rabu (26/05), sesuai data hasil penelitian yang dilakukan selama 2010, masyarakat Surabaya ada yang suka baca, tapi kadang-kadang dan ada yang tidak suka sama sekali.

ARINI menganalisa rendahnya tingkat baca warga Surabaya disebabkan tingkat kesadaran pentingnya baca buku juga rendah. Kondisi inilah yang mendorong pihaknya meningkatkan minat baca.

“Beberapa upaya mendorong minat baca warga, kita membuat taman baca atau sudut baca di seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

BAMBANG DH Walikota Surabaya di sela membuka “Book Fair” di Royal Plaza menegaskan persoalan rendahnya minat baca masyarakat tidak hanya di skala lokal melainkan nasional.

Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Surabaya sudah merekrut sekitar 200 pustakawan yang ditempatkan di balai-balai RW yang ada sudut atau taman bacanya. Di setiap balai RW, Walikota pastikan, sudah ada taman bacanya. Ke depan, merambah setiap RT harus ad ataman bacaan. (tin)

*)Suarasurabaya.net, 26 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan