-->

Kronik Toggle

Wapres Imbau Para Siswa Rajin Baca Biografi

Jakarta – Wakil Presiden Boediono meminta murid-murid menyiapkan diri untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. Untuk memunculkan motivasi menjadi seorang pemimpin itu, ia menyarankan para generasi muda untuk banyak membaca buku biografi tokoh-tokoh terkenal.

“Saya sarankan, sebagai seorang calon pemimpin masa depan yang paling gampang adalah membaca riwayat hidup pemimpin-pemimpin negara di dunia ini,” kata Wapres saat bertemu dengan ratusan siswa-siswa SMP-SMA di SMPN 1 Blitar, Jawa Timur, Selasa (4/5/2010).

SMP 1 merupakan sekolah tempat Boediono menuntut ilmu pada tahun 1950-an. Ibu Herawati Boediono juga bersekolah di sekolah yang sama. Lokasi sekolah yang gedungnya masih bernuansa kolonial itu berada di tengah kota, tidak jauh dengan DPRD Blitar.

Menurut Boediono, biografi dapat memberi inspirasi atau pegangan bagi calon pemimpin. Melalui Biografi itu, para siswa juga diharapkan bangga serta menghargai sejarah bangsanya sendiri.

“Siswa di Amerika Serikat itu bangga dengan sejarah bangsanya. Bagaimana AS dibangun dan sebagainya. Kita juga harus begitu,” ucapnya.

Namun, ia mengatakan, mempelajari biografi atau sejarah pada umumnya hanya salah satu cara saja dari banyak jalan untuk menjadi pemimpin. Ia melanjutkan, di era globalisasi sekarang ini, para siswa diharapkan tidak hanya mencerna pelajaran yang didapat di sekolahan, namun menguasai keterampilan.

Lebih dari itu, menurut mantan Gubernur Bank Indonesia ini, setiap calon pemimpin harus membangun karakternya. Ini bisa dilakukan dengan praktek sehari-hari lewat penyikapan permasalahan hidup yang sedang dihadapi.

“Karakter juga menjadi bagian penting strategi pendidikan nasional,” cetus Boediono.

(irw/ape)

*) Dikronik dari Tempointeraktif, 4 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan