-->

Kronik Toggle

Wapres Boediono Minta Harga Buku Pelajaran Tak Beratkan Murid

Jakarta – Komite Pendidikan yang dipimpin Wakil Presiden (Wapres) Boediono mulai menyiapkan rencana-rencana aksi untuk membenahi sektor pendidikan. Secara spesifik, Wapres memita agar harga buku pelajaran tidak lagi memberatkan para murid dan orang tuanya.

“Bapak Wapres memberi arahan yang agak spesifik mengenai pengadaan buku agar bukan hanya tidak memberatkan angggaran, tapi agar tidak memberatkan murid,” kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (18/5/2010).

Hal itu dikatakan Yopie usai rapat Komite Pendidikan di Kantor Wapres. Komite itu diketuai oleh wapres dan beranggotanan sejumlah menteri yang terkait dengan bidang pendidikan seperti Mendiknas, Menpora, dan Menteri Agama.

Menurut Yopie, pengadaan buku banyak dikeluhkan oleh masyarakat terutama menyangkut harganya. Komite sedang mencarikan jalan pemecahan atas persoalan itu.

“Tentu saja solusinya tidak hanya membentuk ad hoc atau mengorek kesalahan masa-masa lalu, tapi membuat sistem yang lebih baik mengenai hal ini,” cetusnya.

Yopie menjelaskan, evaluasi terhadap pengadaan buku ajar ini momentumnya tepat dengan akan datangnya tahun ajaran baru. Namun, pemerintah belum bisa memastikan harga buku itu dapat diturunkan dalam waktu ini.

“Tentu saja kami tidak berani menjanjikan seperti itu, karena ini bulan Mei dan bulan depan tahun ajaran baru. Tapi setidaknya ada upaya untuk mempercepat atau mencari jalan keluar soal ini,” ungkap dia.

Lebih lanjut Yopie mengatakan, dalam rapat ditawarkan usulan agar murid-murid dapat mengunduh bahan ajar dari internet. Namun hal itu harus didukung dengan layanan internet yang memadai di tiap sekolah.

“Tadi juga dibicarakan bagaimana membuat akses internet di sekolah-sekolah bukan hanya tersambung, tapi kualitasnya kayak apa. Mungkin kanalnya diperbesar, konektivitasnya diperbaiki, kapasitasnya dibesarkan lagi, misalnya,” tutupnya.

*) Detiknews, 18 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan