-->

Tokoh Toggle

The 99, Komik yang Menolak Retorika Stereotipe

Kuwait – Naif Al-Mutawa, pencipta seri komik The 99, kini masuk dalam jajaran 500 Muslim Paling Berpengaruh versi Royal Islamic Strategic Studies Center, Yordania. Komiknya telah sukses diterbitkan dalam delapan bahasa dan akan segera tayang di layar kaca di seluruh Amerika Serikat.

Selain itu, ia telah memenangi sejumlah penghargaan prestisius, termasuk Social Entrepreneurs Award dari World Economic Forum dan Marketplace of Ideas Award dari United Nations Alliance of Civilizations, serta disanjung oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam lokakarya dua hari bagi para wirausahawan dunia muslim baru-baru ini.

Komik The 99 mengalihkan pandangan dunia dari retorika stereotipe yang menggambarkan Islam dan para penganutnya sebagai pemrakarsa intoleransi dan kekerasan sejak tragedi 11 September. Selain itu, taman hiburan yang diilhami seri komik ini, The 99 Village, juga telah dibuka di Jahra, Kuwait, tahun lalu.

Komiknya boleh saja disebut The 99, tapi Al-Mutawa jelas adalah orang yang membuat perubahan besar seorang diri. Arab News mewawancarai sang kreator para superhero ini setibanya dari Konferensi Tingkat Tinggi Kewirausahaan di Washington, beberapa waktu lalu. Berikut ini petikan wawancaranya.

Pertama-tama, bagaimana konferensinya?

Konferensi itu adalah pengalaman hebat. Saya menikmati kesempatan untuk berhubungan dengan orang-orang yang berpikiran serupa, yang semua mencoba membuat perbedaan dalam hubungan Amerika Serikat dengan dunia muslim serta membangun bisnis dan jembatan yang mempertemukan keduanya.

Presiden Obama menyebut The 99 sebagai “tanggapan paling inovatif” terhadap prakarsanya menjembatani kesalingmengertian global dan mengatakan bahwa buku komik Anda “telah menangkap imajinasi sedemikian banyak anak muda dengan para superhero yang menerapkan ajaran-ajaran dan toleransi Islam.” Bagaimana The 99 melakukannya?

The 99 intinya didasarkan pada model-model dasar Islam. Alur ceritanya didasarkan pada kasus-kasus di mana pesan-pesan kebencian dan sektarian ditebarkan dan menggantinya dengan pesan-pesan positif, toleran dan multikultural. Lebih jauh, saya menekankan bahwa mereka yang menggunakan agama untuk menyebarkan kebencian adalah orang-orang yang dipenuhi kebencian, dan misi mereka tak ada kaitannya dengan ajaran Islam. Jika Islam bisa mengilhami para superhero, taman-taman hiburan dan seri-seri animasi yang menyenangkan bagi anak-anak dari semua usia dan budaya, berarti yang menjadi masalah bukanlah Islamnya, melainkan orang-orang Islam yang menggunakannya untuk tujuan-tujuan buruk.

Tidak ada penyebutan Islam atau juga agama lain secara langsung dalam komik Anda. Mengapa Anda memilih tidak melakukan penyebutan langsung?

Harapan saya adalah agar suatu saat anak-anak muslim dan Yahudi membaca The 99. Saya juga ingin menunjukkan bahwa meski nilai-nilai positif ini melekat pada Islam, nilai-nilai itu juga dimiliki manusia yang lain. Ketika Anda fokus pada perilaku keberagamaan, Anda fokus pada perbedaan. Tapi, ketika Anda fokus pada nilai-nilai, lebih banyak orang yang bisa terkait karena kita semua punya nilai-nilai itu.

Bisakah Anda ceritakan lagi tentang model-model dasar yang Anda sarikan dari Al-Quran dan bagaimana Anda telah meletakkannya sebagai alur cerita utama?

Tokoh-tokohnya diambil dari 99 negara dan didasarkan pada 99 asmaul husna (nama-nama Allah). Selain itu, tokoh-tokohnya menggunakan batu-batu yang mengandung pengetahuan dan kearifan Baitul Hikmah (Rumah Kearifan) di Baghdad (lembaga ilmu pengetahuan penting dari abad ke-9 hingga ke-13). Batu-batu inilah yang memberi tokoh-tokohnya kekuatan.

Tokoh jahat utamanya adalah Rughal, yang diambil dari nama Abu Rughal, orang yang menganjurkan Abrahah (raja Kristen di Arab selatan pada abad ke-6) untuk merusak Ka’bah pada Tahun Gajah (sekitar 570 M, tahun ketika Nabi Muhammad lahir). Menurut Al Quran, Tuhan menghentikan Abrahah dengan burung-burung yang melempari pasukannya dengan batu-batu berapi.

Dalam The 99, Rughal dihentikan oleh The 99 dan batu-batu mereka. Itu hanya satu contoh kekuatan batu-batu itu.

Ke-26 seri animasi The 99 akan ditayangkan di Amerika Serikat dalam waktu dekat. Sebuah jaringan televisi besar telah memiliki hak siarnya, dan tayang perdananya pun sudah dijadwalkan. Apa ada bocoran informasi untuk para pembaca?

Seri animasi The 99 akan merambah sekitar 100 juta rumah di Amerika Oktober nanti. The 99 akan tayang perdana di saluran televisi The Hub milik Hasbro, perusahaan mainan terbesar dunia, dan di Discovery Network, salah satu saluran televisi kabel terbesar di dunia.

Terakhir, apa yang telah The 99 ajarkan pada Anda sebagai pribadi?

The 99 mengajari saya bahwa segala sesuatu mungkin didapat dengan kerja keras dan dedikasi. Tujuh tahun lalu semua ini hanyalah sebuah ide. Kini, proses produksinya telah menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja, termasuk 500 di India. The 99 akan menjangkau ratusan juta orang dan telah mengubah cara muslim dan non-muslim memandang Islam. Tanya saja Obama!

MARRIAM MOSSALLI (redaktur rubrik gaya hidup Arab News). Artikel ini disebarluaskan oleh Kantor Berita Common Ground.

*)Tempointeraktif, 24 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan