-->

Kronik Toggle

Kejaksan Pamekasan Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Dana Buku

Pamekasan – Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, akhirnya menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana ad hoc di lingkungan dinas pendidikan Pamekasan senilai Rp 1,9 miliar.

“Kasus ini juga naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sistoyo, Selasa (4/5).

Namun identitas para tersangka masih dirahasiakan. Sistoyo beralasan identitas baru akan dipublikasi setelah seluruh orang yang terlibat kasus korupsi tersebut dipastikan karena masih ada kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. “Dalam waktu dekat kami akan gelar perkara kasus ini,” terang dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana ad hoc senilai Rp 1,9 miliar tersebut bermula dari munculnya laporan dari 40 lembaga pendidikan setingkat SMP dan SMA penerima dana bantuan dana ad hoc dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2008. Dana itu sedianya untuk pengayaan buku pelajaran dan perpustakaan. Namun belakangan, buku-buku yang disalurkan tidak sesuai kebutuhan karena isi buku yang disalurkan ternyata standar sekolah dasar. Padahal buku itu akan digunakan untuk SMP dan SMA. “Pengadaan buku juga melalui penunjukan langsung,” kata Sistoyo.

Sejumlah sekolah penerima bantuan pengayaan buku tersebut antara lain SMA Muhammadiyah, SMA Wachid Hasyim, SMA Hidayatunnajah dan SMP Miftahul Ulum Panyeppen Pamekasan.

*) Dikronik dari Tempointeraktif, 4 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan