-->

Kronik Toggle

Google Jual Buku Digital Tengah Tahun Ini

JAKARTA – Raksasa Internet, Google, akan mulai menjual buku-buku digital melalui sebuah toko buku online pada pertengahan tahun ini, demikian laporan CNN mengutip juru bicara perusahaan itu.

Google akan bergabung dengan pertempuran yang berkembang pesat dalam pasar e-book. Toko Kindle Amazon.com melompat lebih dulu memimpin, tapi Barnes & Noble membuat tantangan dengan toko online Nook e-reader, dan Apple baru-baru ini meluncurkan iBookstore untuk iPad yang sangat populer.

Google mengumumkan bulan lalu bahwa ia bermitra dengan HTC Taiwan untuk mengembangkan sebuah komputer tablet baru untuk menyaingi iPad, dan memiliki toko buku digital sendiri untuk membantu penjualan PC tablet Google.

Tapi dengan layanan baru, yang disebut Google Editions, Google tidak menetapkan layanan itu hanya untuk PC tabletnya sendiri.

Tidak seperti beberapa pesaingnya, Google berencana buku digitalnya memungkinkan untuk dibaca pada banyak perangkat lain.

Amazon.com memaksa penerbit memaketkan buku-bukunya dengan format khusus, hanya-untuk-Kindle, sehingga pengguna membutuhkan Kindle atau aplikasi Kindle yang di-install ke perangkat lain untuk membaca buku di perpustakaan Amazon.

Apple menganut apa yang disebut standar indutri Epub, tapi buku-bukunya “terkunci” sehingga hanya bisa dibaca di perangkat Apple atau melalui custom software (perangkat lunak yang diminta khusus) darinya.

Google Editions, di sisi lain, tidak akan membiarkan user mengunduh buku sama sekali, melainkan hanya menyediakan secara eksklusif di browser Web. Itu bisa menjaga biaya lisensi rendah, meskipun The New Yorker melaporkan bahwa Google akan membolehkan penerbit menetapkan harga untuk buku-buku mereka.

Google sekarang menawarkan banyak buku untuk domain publik secara gratis melalui layanan Google Books, dan perusahaan ini tahun lalu mengumumkan rencananya untuk menawarkannya dalam standar Epub untuk e-readers.

Perusahaan itu saat ini tengah dalam pertempuran pengadilan yang akan memungkinkan Google mendistribusikan jutaan buku tanpa dicetak (out-of-print). Google mencapai persetujuan dengan penulis dan penerbit, tetapi beberapa kelompok menentang bagian dari perjanjian itu.

Sumber: ANTARA.CO.ID, 5 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan