-->

Kronik Toggle

FU Temani Anak Yatim Belanja ke Toko Buku

SURABAYA-Salah satu kandidat cawali yang diusung PKNU, PPP, PDS dan PKS, Fandi Utomo bersama puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Putat Jaya Surabaya mendatangi toko buku Gramedia Tunjungan Plaza membeli buku, Selasa (4/5) kemarin.
kedatangan puluhan anak yatim piatu tersebut, sempat membuat toko buku Gramedia menjadi ramai. Puluhan bocah kecil itu berhamburan untuk memilih buku – buku yang diinginkan. Bocah – bocah kecil yang masih polos itu terlihat sibuk memilih buku yang memang sudah diidamkan. Mulai dari buku pelajaran hingga komik dari tokoh kartun kesayangannya.
“Saya ambil ini boleh pak?,” tanya seorang bocah kepada Fandi sambil menunjukkan komik bergambar Naruto, tokoh kartun Jepang yang memang digandrungi oleh anak – anak.
“Boleh – boleh, tapi harus ada buku pelajarannya, jangan komik semua,” jawab Fandi sambil ikut menemani bocah – bocah yatim piatu tersebut memilih buku.
Usai mendapatkan buku incarannya, terlihat anak – anak yatim yang rata – rata masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut mendekap erat buku – buku yang dipilihnya. seakan buku pelajaran dan komik itu menjadi barang berharga bagi mereka.
Saat dikonfirmasi, Fandi Utomo mengatakan, bahwa kepuasan akan senyum serta gelak tawa anak yatimlah yang mendorong alumnus ITS tersebut meluangkan waktu disela kepadatan jadwal pencalonanya untuk menemani mereka.
“Bagi saya, melihat senyum dan tawa anak – anak itu adalah sesuatu yang sangat berharga, dan tidak bisa diukur dengan materi,” ujar Fandi.
Bahkan, Fandi rela meninggalkan sebuah acara diskusi hanya untuk menemani anak yatim piatu berbelanja buku.
“Jadwal belanja bersama anak-anak sebenarnya jam dua siang, tapi anak – anak telpon terus, karena sudah tidak sabar. terpaksa saya meninggalkan acara diskusi tadi,” ujarnya. Selain puas dengan senyum dan tawa anak – anak, Fandi mengaku, bahwa acara itu sengaja diagendakan untuk menimbulkan minat baca, terutama pada diri anak – anak yatim. menurut Fandi, modal pengetahuan yang diperoleh dari bukulah, yang menjadi bekal anak – anak yatim untuk maju dan berkembang. [cty]

*) Dikronik dari harian Bhirawa online, 4 Mei 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan