-->

Kronik Toggle

Rembuk Komunitas Budaya Baca

SURABAYA–Sekira 400 pegiat dunia buku berkumpul di Hotel Equator, Surabaya sejak Selasa (30/3). Peserta itu terdiri dari stakeholder perbukuan: penulis, penerbit, wartawan, komunitas online, pegiat baca, dan perpustakaan daerah. Di antara mereka tampak Epri Tsaqib, Agus M Irham, Gola Gong, Sekar Indonesia Membaca, dan Wien Muldian, sekjen TBM Pusat. Mereka berhimpun untuk bersama-sama merumuskan strategi peningkatan minat baca masyarakat. Acara yang digelar Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Pendidikan Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional ini akan berlangsung hingga besok.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk dapat menemukan masalah dan merumuskan strategi untuk mengembangkan budaya baca. Karena itu kami melibatkan elemen-elemen yang berhubungan dalam menunjang minat baca,” demikian dikatakan Ella Yulaelawati, Direktur Pendidikan Masyarakat yang juga seorang penulis itu.

Dalam kegiatan ini, peserta juga  diberi materi-materi seputar pengembangan Taman Bacaan Masyarakat, sehingga bisa menjadi pusat belajar masyarakat. Dewi Hughes, aktivis Home Schooling yang hadir sebagai salah satu pemateri menyampaikan tips seputar pengembangan taman bacaan di pusat perbelanjaan. TBM at mall adalah salah satu program Dipenmas yang akan diuji cobakan di 5 kota besar di Indonesia tahun ini. (DS/IBOEKOE)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan