-->

Kronik Toggle

Raditya Dika, Penulis yang Rajin Berakting

JAKARTA – Penulis buku laris Kambing Jantan Raditya Dika rupanya ketagihan berakting di depan kamera. Setelah berperan sebagai diri sendiri di film Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh, Dika kembali bermain peran di layar lebar dan layar kaca. Kali ini, dia memerankan orang lain dan bukan dari cerita yang dia tulis sendiri. ”Iya nih sudah main film sama FTV. FTV sudah syuting, tapi kalau layar lebar baru bulan depan (syutingnya),” katanya.

Pada awal kemunculannya, nama Dika dikenal sebagai penulis. Debut pertama sebagai aktor dimulai saat bukunya yang berawal dari blog itu diangkat ke layar lebar. Ingin menunjukkan kemampuan di bidang peran, dia pun mulai berani menerima tawaran memainkan cerita yang bukan dari karyanya. ”Saya ikut casting juga,” imbuhnya.

Dalam film terbarunya itu, dia kebagian 20 scene. Meski tak terlalu banyak, kekasih Sherina tersebut tetap serius menjalani perannya. Ketika ditanya judul filmnya, Dika mengatakan belum bisa memberi tahu. Yang pasti, film tersebut bergenre drama romantis. Meski tidak menjadi diri sendiri, karakter yang diperankan Dika dalam FTV atau film itu tak jauh-jauh dari kehidupan nyatanya.

“Di FTV saya berperan sebagai penulis juga. Sebenarnya, kalau baca di naskahnya, perannya sedikit agak serius. Tapi, saya lucu-lucuin juga. Kayaknya kalau terlalu serius nggak cocok sama saya,” lanjut pria kelahiran 28 Desember 1984 itu.

Kalau sibuk syuting, apa kabar karir menulisnya? ”Jangan takut. Nulis masih jalan terus,” katanya, lalu tertawa.

Buku kelima Dika, Marmut Merah Jambu, sebentar lagi selesai. Tiga chapter terakhir sedang dia rampungkan. Selain itu, dia sedang menulis skrip Cinta Brontosaurus, buku kedua yang juga akan segera difilmkan. Starvision akan memproduseri film tersebut.

Film kedua itu rencananya dibuat lebih komedi. Tidak seperti film pertama yang kesannya lebih drama. Ceritanya masih menonjolkan kekonyolan Raditya Dika saat jatuh cinta mulai SD hingga SMA. ”Kali pertama ditolak, kali pertama putus. Alurnya juga lebih cepat,” ungkapnya.

Sejauh ini, dia belum tahu yang akan jadi sutradaranya. Pembahasan dengan Starvision sebagai produser masih seputar skenario.

*) Dikronik dari Jawa Pos, 17 Februari 2010


1 Comment

nissa - 24. Mar, 2013 -

ka’ saya suka banget sama semua karya-karya kakak,,,nissa pingin jadi kaya kakak,,,bahkan lebih bagus dari kakak,,,,heheheheh

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan