-->

Literasi dari Sewon Toggle

Gugur Merah Barter Asterix

IBOEKOE- Meski barter adalah tradisi perdagangan tertua yang pernah ada, namun sistem ini masih layak dan relevan dipakai dizaman kiwari serba elektrik ini. Bahkan ketika uang pun kini telah menjadi secarik kartu gesek.

Buku barter buku. Tradisi lawas ini coba kami terapkan ketika kami mengincar komik Asterix dan merasa tak mampu membelinya sekali tebas. Karena yang kami punya hanya buku, maka coba-coba kami tawarkan buku kami yang kukuh dan tebal untuk ditukar dengan beberapa Asterix (dan buku-buku cerita lainnya) juga buku ilmu pengetahuan alam (hardcover bergambar).

Dan gayung bersambut. Seorang dermawan bersedia menukar beberapa biji Asterix dkk dengan satu Gugur Merah (Sehimpunan puisi Lekra setebal 966 halaman). Maka di bawah hujan dan gelapnya kota Surabaya, Gugur Merah dan Asterix dkk itu berpindah tangan. Mereka menempati rumah baru yang berbeda. Gugur Merah pindah dari gudang ke rak pribadi yang mengkilat dan bersih. Asterik dkk dari gudang ke rak perpustakaan kampung di Kediri. (DS)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan