-->

Kronik Toggle

Dunia Islam Perang Global Melawan Buta Huruf

DOHA–Para delegasi yang hadir dalam US-Islamic World Forum menyampaikan pesan khusus untuk pemerintahan Amerika Serikat (AS) di Washington. Mereka mengingatkan AS untuk tidak menekankan isu perang melawan teroris tapi harus mulai fokus pada perang melawan buta huruf di dunia Islam. Menurut mereka, langkah ini akan jauh lebih membantu memperbaiki hubungan antara AS dan Islam.

Saat ini, sebanyak 40 persen warga Muslim di dunia masih buta huruf. Selain itu, menurut utusan khusus AS untuk forum tersebut, Amr Khaled, dunia Islam juga masih menjadi objek penyebaran ide-ide Barat. Khaled adalah salah satu panelis dalam debat bertema ‘Towards a More Robust US-Muslim Engagement: From Concept to Concrete Outcomes’ dalam forum tersebut.

Menurut Khaled, kemiskinan dan wabah penyakit adalah problem lain yang juga dihadapi sebagian dunia Arab. Dengan kondisi tersebut, mereka pun menyeru supaya kampanye AS untuk melawan terorisme global digeser menjadi perang melawan kemiskinan dan wabah penyakit.

Pemberantasan buta huruf di dunia Muslim, diperkirakan memerlukan biasa sekitar 10 miliar dolar AS. Namun, biaya tersebut bakal memberikan keuntungan yang, mereka nilai, jauh lebih besar bagi masyarakat dunia. Karena itulah, kampanye global melawan buta huruf, menurut mereka, jauh lebih penting dibanding kampanye global melawan terorisme.

*) Dikronik dari Republika on Line 14 februari 2010

1 Comment

rimba - 17. Feb, 2010 -

suatu pernyataan yang sangat bagus, selama ini persoalan yang paling mendasar adalah melawan buta hurud. karena itulah islam tertinggal jauh dengan barat. memang alangkah baiknya jika AS mau membantu Islam untuk melwan buta huruf. justru dengan seperti itulah perdamaian akan tercipta.salam

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan