-->

Kronik Toggle

Aditjondro akan Terbitkan Lagi Buku Korupsi

YOGYAKARTA–Penulis buku heboh ”Membongkar Gurita Cikeas”, George Junus Aditjondro, akan menulis lagi buku serupa tentang korupsi. Ia masih merahasiakan judulnya.

”Buku itu masih berhubungan dengan topik korupsi. Bbahan-bahannya dikumpulkan Goerge di antaranya dari hasil mengikuti perkembangan dari rapat-rapat yang digelar oleh Pansus DPR yang memeriksa kasus Bank Century,” kata Kunto, staf dari penerbit Galangpress, Jumat (5/2).

Galangpress adalah penerbit dari buku ”Membongkar Gurita Cikeas”. Menurut Kunto, penerbitnya saat ini masih selalu menggalang kontak dengan George, terkait rencana buku baru karya George ini. ”Kami belum mendapat kepastian penerbit mana nantinya yang akan dipilih George untuk buku keduanya ini,” kata dia.

Kunto tak ingin terlalu banyak menjelaskan tentang buku kedua George ini. ”Yang pasti, saat ini dia dia masih melakukan penelitian untuk itu,” katanya.

Berkaitan dengan buku ”Membongkar Gurita Cikeas”, kata dia, Galangpress, melalui anak perusahaannya Jogja Bangkit Publisher, akan menerbitkan buku baru berjudul ”Salahkah George Berantas Korupsi”. Buku ini ditulis oleh tiga orang editor buku ”Membongkar Gurita Cikeas” masing-masing, Nurjannah Intan, Sigit Suryanto, dan Yuni Dasusiwi.

Buku ”Salahkan George Brantas Korupsi” ini akan diluncurkan di STF Dwiyarkara, Jakarta, tanggal 15 Februari nanti. Acara itu menghadirkan pembahas seperti mantan Bareskrim Mabes Polri, Susno Duaji, Romo Magnis Suseno, Ray Rangkuti, dan Bambang Wijoyanto (dari ICW).

Menurut Galang, buku itu berisi tentang kilas balik bagaimana George menulis buku ”Membongkar Gurita Cikeas” dan silang pendapat setelah buku itu terbit. Buku itu juga berisi wawancara dengan George Junus Adirjondro serta memuat resensi-resensi dari buku-buku hasil karya George.

*) Dikronik dari Republika online, 5 Februar 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan